
Nexify - Greg Nwokolo angkat bicara soal pengalamannya bergabung dengan proyek Los Galacticos yang dikerjakan Arema Cronus pada satu dasawarsa silam. Penyerang yang kini memperkuat Arema FC tersebut membeber kunci keberhasilannya kala harus berbagi panggung dengan penyerang-penyerang hebat di Indonesia.
Greg Nwokolo sendiri merupakan satu dari sekian banyak pemain bintang yang masuk dalam proyek Los Galacticos Arema Cronus. Musim sebelumnya, ia bermain bagi Pelita Jaya, yang bergabung dengan tim Arema.
Dalam proyek ambisius bernilai sekitar Rp50 miliar tersebut, Arema Cronus memboyong empat pencetak gol teratas musim sebelumnya. Selain Greg Nwokolo, ada Beto Gonvalves, Cristian Gonzales, dan Keith Kayamba Gumbs
Pada akhir musim, empat orang ini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Arema Cronus. Gonzales mencetak 19 gol, Greg membukukan 15 gol, Beto mencatatkan 14 gol, sementara Gumbs mencetak sembilan gol.
"Saya juga bingung sebetulnya. Seperti saya bilang, hilangkan ego masing-masing," kata Greg, dalam siniar di kanal Sport77 Official.
"Setelah itu, salah satu dari kami harus siap untuk jadi supplier karena kami berempat sama-sama punya insting tinggi buat cetak gol," sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pilih Mengalah
Menurut Greg, ia juga harus mengalah dan menurunkan egonya. Pasalnya, tak cuma para pemain ini, pemain Arema Cronus lainnya juga memiliki ambisi yang sama untuk mencetak gol.
"Saya harus mengalah. Ya sudah, saya supply saja," kata Greg.
"Namun, gol tetap datang," sambungnya.
Puji Beto Goncalves

Lebih lanjut, Greg pun memuji sosok Beto Goncalves, yang sempat menjadi rekannya di skuad Los Galacticos Arema Cronus waktu itu. Menurut pemain berdarah Nigeria ini, Beto merupakan sosok yang juga mau mengalah. Padahal, musim sebelumnya, pemain yang kini juga berstatus warga negara Indonesia tersebut merupakan pencetak gol terbanyak Indonesia Super League.
"Dari semua pemain ini, Beto juga bukan pemain yang bertipikal egois," puji Greg.
"Ia juga mau supply. Karenanya ia merupakan pemain yang agak unik. Kalau Gonzales, kita harus menyuplai. Ia adalah pemain bertipe finisher," ia menandaskan.
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
(Nexify/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 03:41Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:40Man of the Match Jerman vs Curacao: Kai Havertz
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:38Link Streaming Pantai Gading vs Ekuador di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























