
Nexify - Terobosan yang dilakukan Pengcab PSSI Surabaya dengan membentuk Badan Liga Surabaya (BLS) sebagai operator kompetisi internal mereka adalah murni inisiatif mereka sendiri. Bukan perintah dari PSSI Jatim atau pun pusat.
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua Pengcab PSSI Surabaya, Nur Hidayat. Menurutnya, pembentukan (BLS) juga tidak ada kaitannya dengan perubahan Pengprov menjadi asosiasi yang dicetuskan PSSI dalam Kongres Tahunan PSSI di Surabaya bulan lalu.
"Tidak, sama sekali tidak ada kaitannya. Kalau pun nanti nyambung juga dengan regulasi asosiasi PSSI, ya berarti insting kami tepat," jelas Hidayat, Selasa (16/07).
Pria yang juga menjabat sebagai manajer Persebo Bondowoso itu juga berharap Ketua BLS, Arief Bulqini mampu menjalankan perannya dengan baik dalam dua tahun ke depan.
"Mudah-mudahan berjalan lancar dan Pengcab kita bisa jadi embrio bagi kota-kota lain dalam memutar kompetisinya," tambahnya.
Sementara Ketua Pengcab PSSI Surabaya, I Gede Widiade menambahkan kalau pembentukan BLS tidak akan bergesekan dengan Bidang Kompetisi dari Pengcab. "Justru masing-masing bisa fokus. Bidang Kompetisi kini tinggal mengatur dan mencanangkan kompetisi-kompetisi lainnya terutama untuk kelompok umur," tandasnya (fjr/dzi)
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua Pengcab PSSI Surabaya, Nur Hidayat. Menurutnya, pembentukan (BLS) juga tidak ada kaitannya dengan perubahan Pengprov menjadi asosiasi yang dicetuskan PSSI dalam Kongres Tahunan PSSI di Surabaya bulan lalu.
"Tidak, sama sekali tidak ada kaitannya. Kalau pun nanti nyambung juga dengan regulasi asosiasi PSSI, ya berarti insting kami tepat," jelas Hidayat, Selasa (16/07).
Pria yang juga menjabat sebagai manajer Persebo Bondowoso itu juga berharap Ketua BLS, Arief Bulqini mampu menjalankan perannya dengan baik dalam dua tahun ke depan.
"Mudah-mudahan berjalan lancar dan Pengcab kita bisa jadi embrio bagi kota-kota lain dalam memutar kompetisinya," tambahnya.
Sementara Ketua Pengcab PSSI Surabaya, I Gede Widiade menambahkan kalau pembentukan BLS tidak akan bergesekan dengan Bidang Kompetisi dari Pengcab. "Justru masing-masing bisa fokus. Bidang Kompetisi kini tinggal mengatur dan mencanangkan kompetisi-kompetisi lainnya terutama untuk kelompok umur," tandasnya (fjr/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























