
Nexify - Titus Bonai semakin menunjukkan performa yang gemilang bersama Persipura Jayapura. Terbaru, dia mencetak dua gol saat timnya menang 2-0 (1-0) atas Persela Lamongan pada pekan ke-18 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (15/9/2019).
Total, pemain yang karib disapa Tibo itu telah menyumbang delapan gol dari 13 penampilan. Dia juga menjadi top scorer sementara Persipura selama Liga 1 2019.
Tibo, yang kembali membela Persipura musim ini, seolah telah menemukan permainan terbaiknya lagi. Sebab, beberapa musim terakhir torehan golnya tak sebanyak ini.
"Setiap pemain di lini depan pasti ingin cetak gol. Saya sebagai penyerang pasti ingin berkontribusi. Kalau Tuhan mengizinkan, saya ingin cetak gol di setiap kesempatan," kata Tibo kepada Bola.com selepas pertandingan.
Sejak era Liga 1, Tibo tak pernah menjadi pemain paling produktif di klubnya. Bersama PSM pada 2017, dia hanya menyumbang tujuh gol. Musim lalu, raihan pemain berusia 30 tahun itu menurun hanya lima gol untuk Borneo FC.
Padahal, Tibo merupakan salah satu penyerang yang cukup tajam semasa mudanya. Dia pernah menyumbang 17 gol untuk Persiram Raja Ampat selama semusim di ISL 2009-2010.
Hal itulah yang kemudian membuat Titus Bonai menjadi tumpuan lini depan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011. Sayang, setelah itu penampilannya mulai menurun.
Berkat Jacksen Tiago
Delapan gol selama semusim pernah dibukukan Titus Bonai saat membela klub Timor Leste, Karketu Dili. Dia mencetak delapan gol dalam 12 laga di kasta tertinggi pada musim 2016.
Tibo merasa kembalinya performa ini tidak terlepas dari peran pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago, yang memberinya kesempatan.
"Puji Tuhan, saya bisa memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh pelatih. Saya berterima kasih pada coach Jacksen," ucap pemilik nama lengkap Titus Jhon Londouw Bonai itu.
"Kami semua tahu coach Jacksen. Dia paham kami. Dia berbeda dengan pelatih lain. Kelebihan coach Jacksen adalah punya karakter dan proses latihan darinya kami pahami betul. Itu senjata pribadinya," imbuhnya.
Selama musim ini, Tibo menempati posisi penyerang sayap. Dia bekerja dengan seniornya, Boaz Solossa, yang juga di sayap. Sementara target man Persipura menjadi milik Mamadou Samassa.
Boaz juga tak seproduktif masa mudanya dengan baru menyumbang tiga gol musim ini. Samassa malah hanya satu gol. Dengan begitu, Tibo menjadi jawaban kebutuhan lini depan.
"Kami berusaha bekerja keras untuk mengejar ketinggalan poin di putaran pertama. Kami berjuang untuk masyarakat Papua dengan memberikan yang terbaik," ucap Tibo.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aditya Wany/Editor Wiwig Prayugi
Published: 16 September 2019
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























