
Nexify - Keputusan Erick Thohir untuk membeli saham mayoritas DC United mendapat kritikan pedas dari Tom Byer. Menurut praktisi pembinaan pesepakbola usia muda asal Amerika ini, Erick lebih baik menginvestasikan uangnya di pembinaan usia muda.
"Hanya dengan 1/10 dari investasi yang dikeluarkan pada 76ers dan DC United, Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia U-17 beberapa tahun mendatang," tulis pria kelahiran 21 November 1960 itu melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya.
Selain Erick Thohir, Byer juga menyindir Tony Fernandez. Menurutnya, ketimbang berinvestasi di Queen's Park Rangers (QPR), miliuner asal Malaysia ini lebih baik berinvestasi pada pembinaan pemain muda di negaranya.
"Apabila orang-orang berpunya macam Fernandez dan Thohir berinvestasi untuk pembinaan usia muda di negara mereka masing-masing, negara-negara mereka bisa jadi akan lolos ke ajang Turnamen U-17 FIFA," sambung pria yang pernah menjadi mentor Shinji Kagawa ini.
Namun demikian, Byer memahami alasan dua miliuner ini enggan berinvestasi di pembinaan usia muda. Menurutnya, pembinaan usia muda jauh dari kesan menarik dan jauh dari ekspos media. Selain itu, hasil dari pembinaan usia muda tidak bisa dinikmati secara instan. (bola/dzi)
"Hanya dengan 1/10 dari investasi yang dikeluarkan pada 76ers dan DC United, Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia U-17 beberapa tahun mendatang," tulis pria kelahiran 21 November 1960 itu melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya.
Selain Erick Thohir, Byer juga menyindir Tony Fernandez. Menurutnya, ketimbang berinvestasi di Queen's Park Rangers (QPR), miliuner asal Malaysia ini lebih baik berinvestasi pada pembinaan pemain muda di negaranya.
"Apabila orang-orang berpunya macam Fernandez dan Thohir berinvestasi untuk pembinaan usia muda di negara mereka masing-masing, negara-negara mereka bisa jadi akan lolos ke ajang Turnamen U-17 FIFA," sambung pria yang pernah menjadi mentor Shinji Kagawa ini.
Namun demikian, Byer memahami alasan dua miliuner ini enggan berinvestasi di pembinaan usia muda. Menurutnya, pembinaan usia muda jauh dari kesan menarik dan jauh dari ekspos media. Selain itu, hasil dari pembinaan usia muda tidak bisa dinikmati secara instan. (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 2 Juli 2026 15:24Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
SOROT
-
Liputan6 2 Juli 2026 18:00Indonesia-Belarus Sepakati Tujuh Kerja Sama Prioritas, Ini Sektornya
-
Liputan6 2 Juli 2026 17:47Belarus Siap Dukung Swasembada Pangan Indonesia
-
Liputan6 2 Juli 2026 17:42Pesawat Dibakar KKB, Penumpang Bawa Misi Agama dan Kemanusiaan
-
Liputan6 2 Juli 2026 17:33Hakim Minta Usut Dugaan TPPU Nadiem, Ini Respons Kejagung
-
Liputan6 2 Juli 2026 17:12Tri Tito Karnavian Harap Kerajinan Indonesia Mendunia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























