
Nexify - Kabar bahwa Indonesia masih belum lepas sepenuhnya dari ancaman sanksi FIFA dibantah Tondo Widodo. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PSSI ini, tak ada lagi alasan bagi otoritas tertinggi sepakbola dunia itu untuk menjatuhkan sanksi.
"Nggak perlu lagi takut sama ancaman sanksi FIFA, yang akan diputuskan 15 Juni ini. Semua sudah jelas, kita sudah memenuhi keinginan mereka untuk menandatangani nota kesepahaman dan melakukan rekonsiliasi," ungkap Tondo pada Nexify, Rabu (13/6).
"Adanya nota kesepahaman antara PSSI dan pihak-pihak lain itu merupakan kehendak dari FIFA. Bahkan, saat penandatanganan nota kesepahaman itu, hadir juga wakil dari mereka," imbuhnya.
Sebelumnya, sempat beredar kabar yang menyatakan nasib sepakbola Indonesia masih belum pasti, meski jalan menuju rekonsiliasi sudah diretas. Menurut kabar tersebut, Indonesia masih belum lepas dari ancaman sanksi dari FIFA, tergantung hasil sidang Komite Darurat FIFA, 15 Juni mendatang.
Tondo menambahkan, demi perbaikan sepakbola nasional, PSSI siap untuk melaksanakan hasil nota kesepahaman tersebut dengan sebaik-baiknya. "Tentu saja, kita akan melaksanakan hasil ini dengan sebaik-baiknya. Semua demi kepentingan sepakbola nasional," dia menandaskan. (den/end)
"Nggak perlu lagi takut sama ancaman sanksi FIFA, yang akan diputuskan 15 Juni ini. Semua sudah jelas, kita sudah memenuhi keinginan mereka untuk menandatangani nota kesepahaman dan melakukan rekonsiliasi," ungkap Tondo pada Nexify, Rabu (13/6).
"Adanya nota kesepahaman antara PSSI dan pihak-pihak lain itu merupakan kehendak dari FIFA. Bahkan, saat penandatanganan nota kesepahaman itu, hadir juga wakil dari mereka," imbuhnya.
Sebelumnya, sempat beredar kabar yang menyatakan nasib sepakbola Indonesia masih belum pasti, meski jalan menuju rekonsiliasi sudah diretas. Menurut kabar tersebut, Indonesia masih belum lepas dari ancaman sanksi dari FIFA, tergantung hasil sidang Komite Darurat FIFA, 15 Juni mendatang.
Tondo menambahkan, demi perbaikan sepakbola nasional, PSSI siap untuk melaksanakan hasil nota kesepahaman tersebut dengan sebaik-baiknya. "Tentu saja, kita akan melaksanakan hasil ini dengan sebaik-baiknya. Semua demi kepentingan sepakbola nasional," dia menandaskan. (den/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 24 Juni 2026 16:33Jude Bellingham Lolos dari Kartu Merah
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 21:00Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs RD Kongo, 1 Juli 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 20:00Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Ekuador 1 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
-
indonesia 22 Juni 2026 15:34Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
SOROT
-
Liputan6 29 Juni 2026 21:17Prabowo Siapkan Amnesti Napi pada HUT Ke-81 RI
-
Liputan6 29 Juni 2026 20:27Latihan Militer Manajer Kopdes Disetop, Ini Gantinya
-
Liputan6 29 Juni 2026 20:26
RUU HAM Perkuat Komnas HAM, Beri Kewenangan Penyidikan
-
Liputan6 29 Juni 2026 19:34Latihan Militer Manajer Kopdes Resmi Disetop Buntut 5 Peserta Meninggal
-
Liputan6 29 Juni 2026 19:01Akal-akalan Bos Percetakan Cari Untung dari Penyekapan Pegawai
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























