
Nexify - Walikota Surabaya, Risma Maharani mengimbau pada Bonekmania agar Tragedi Tambaksari adalah yang terakhir kalinya. Sebab, ujung-ujungnya selalu ada saja nyawa yang melayang.
Risma langsung datang ke RSUD Dr.Soetomo begitu mendapat informasi kalau pertandingan antara Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta lanjutan Indonesian Premier League (IPL), Minggu (03/6) kemarin membawa satu korban nyawa yang melayang.
Ia datang sekitar pukul 19:30 WIB dan ikut menemani pasangan Yudhiatno dan Susi yang merupakan orang tua korban, Purwo Yudhi Utomo. Risma baru beranjak pergi beberapa saat usai proses autopsi selesai.
Bukan hanya memberi bela sungkawa, Bu Walikota ini juga serius menanyai satu-satu dari pihak keamanan maupun pihak Persebaya yang saat itu ada Direktur PT. Pengelola Persebaya, Dityo Pramono. Begitu melihat rombongan pemuda berbaju Bonekmania, Risma tak segan menghampiri mereka.
"Cukup sudah Rek, ini yang terakhir. Sampai kapan lagi harus seperti ini. Lihat keluarganya, kasihan. Ini korban anak tunggal," ujar Risma di depan Bonekmania dari ASP (Asosiasi Suporter Persebaya), Minggu malam di Ruang Verifikasi Jenazah RSUD. Dr.Soetomo.
Sebagai 'Ibunya Kota Pahlawan' Risma mengaku tak tega begitu satu per satu nyawa warganya melayang karena kerusuhan sepak bola. Apalagi beberapa waktu lalu 5 Bonekmania tewas karena kerusuhan di Lamongan. Ia pun meminta agar Bonek berkumpul dan ia akan datang langsung dalam pertemuan itu untuk bersama-sama menyelesaikan konflik Persebaya.
"Semua itu ada garis pembatasnya masing-masing, jangan ditembus, jangan dilawan. Kemarin sudah lima dan saya pantau terus update dari anggota sampai tak bisa tidur," lanjutnya.
"Kalau kalian nggak bisa ngomong ke teman-teman kalian. Saya sendiri yang ngomong ke mereka. Coba kumpulkan di mana, kita rembug bareng," pungkas Risma. [initial]
BOLAINDO - Kapolrestabes: Tembakan Gas Air Mata Sesuai Prosedur (fjr/end)
Risma langsung datang ke RSUD Dr.Soetomo begitu mendapat informasi kalau pertandingan antara Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta lanjutan Indonesian Premier League (IPL), Minggu (03/6) kemarin membawa satu korban nyawa yang melayang.
Ia datang sekitar pukul 19:30 WIB dan ikut menemani pasangan Yudhiatno dan Susi yang merupakan orang tua korban, Purwo Yudhi Utomo. Risma baru beranjak pergi beberapa saat usai proses autopsi selesai.
Bukan hanya memberi bela sungkawa, Bu Walikota ini juga serius menanyai satu-satu dari pihak keamanan maupun pihak Persebaya yang saat itu ada Direktur PT. Pengelola Persebaya, Dityo Pramono. Begitu melihat rombongan pemuda berbaju Bonekmania, Risma tak segan menghampiri mereka.
"Cukup sudah Rek, ini yang terakhir. Sampai kapan lagi harus seperti ini. Lihat keluarganya, kasihan. Ini korban anak tunggal," ujar Risma di depan Bonekmania dari ASP (Asosiasi Suporter Persebaya), Minggu malam di Ruang Verifikasi Jenazah RSUD. Dr.Soetomo.
Sebagai 'Ibunya Kota Pahlawan' Risma mengaku tak tega begitu satu per satu nyawa warganya melayang karena kerusuhan sepak bola. Apalagi beberapa waktu lalu 5 Bonekmania tewas karena kerusuhan di Lamongan. Ia pun meminta agar Bonek berkumpul dan ia akan datang langsung dalam pertemuan itu untuk bersama-sama menyelesaikan konflik Persebaya.
"Semua itu ada garis pembatasnya masing-masing, jangan ditembus, jangan dilawan. Kemarin sudah lima dan saya pantau terus update dari anggota sampai tak bisa tidur," lanjutnya.
"Kalau kalian nggak bisa ngomong ke teman-teman kalian. Saya sendiri yang ngomong ke mereka. Coba kumpulkan di mana, kita rembug bareng," pungkas Risma. [initial]
BOLAINDO - Kapolrestabes: Tembakan Gas Air Mata Sesuai Prosedur (fjr/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 24 September 2024 04:55Kronologi Kerusuhan Suporter Usai Laga Persib vs Persija: Bentuk Kemarahan Bobotoh
-
Bola Indonesia 24 September 2024 04:40Kerusuhan Pecah Usai Laga Persib vs Persija, Buntut Konflik Bobotoh dengan Manajemen
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























