
Nexify - Chelsea vs Leicester City di final Piala FA musim 2020/2021. Laga seru ini bakal digelar Minggu (16/5/2021) dinihari WIB di Wembley Stadium.
Perjalanan Chelsea dan Leicester untuk mencapai final cukup terjal. Pada babak semifinal, the Blues berhadapan dengan Manchester City dan keluar sebagai pemenang berkat gol semata wayang Hakim Ziyech di menit ke-55.
Leicester sendiri mendapatkan perlawanan yang cukup sengit dari lawannya, Southampton, di babak semifinal. Mereka juga menang dengan skor tipis 1-0 berkat gol Kelechi Iheanacho. Uniknya, gol ini juga tercipta di menit ke-55.
Chelsea dalam performa yang bagus, namun bukan berarti mereka bisa menang dengan mudah. Leicester punya potensi untuk menjadi juara Piala FA. Simak lima alasan mengapa Leicester bakal juara Piala FA di bawah ini ya Bolaneters.
Rekor Head to Head

Chelsea memang punya catatan yang apik di bawah kendali Thomas Tuchel. Namun, patut diingat bahwa Leicester acap kali menjadi bantu sandungan bagi The Blues. Chelsea tanpa kemenangan dalam enam laga terakhirnya melawan Leicester di Premier League (M0 S4 K2).
Terkini, Leicester menang dengan skor 0-2 di Stamford Bridge pada pekan ke-18 Premier League musim ini. Duel itu sekaligus jadi pertandingan liga terakhir Chelsea bersama Frank Lampard.
Bukan Jamie Vardy FC

Jamie Vardy adalah pemain yang sangat penting bagi Leicester City. Sejak musim 2015/2016 lalu, Jamie Vardy tidak pernah mencetak di bawah 10 gol setiap musimnya.
Namun, pada musim 2020/2021, Leicester tidak lagi menjadi 'Jamie Vardy FC'. Leicester bermain secara kolektif dan mulai mengurangi ketergantungan pada Vardy.
Kelechi Iheanacho tampil sangat meyakinkan. Pemain 24 tahun itu telah mencetak 11 gol di Premier League. Iheanacho juga mencetak empat gol di Piala FA dan mungkin akan menambah gol lagi saat berjumpa Chelsea.
Kesempatan Ukir Sejarah

Dari 24 klub yang sudah pernah menjuarai liga tertinggi Inggris [Premier League maupun format lama], Leicester adalah satu-satunya yang belum pernah menjuarai FA Cup.
Ini adalah kesempatan emas bagi Leicester untuk mengukir sejarah baru. Setelah empat kali gagal di final Piala FA, Leicester punya kesempatan untuk meraih gelar Piala FA pertama dalam sejarah klub.
Leicester tampil di final piala mayor untuk pertama kalinya sejak tahun 2000, ketika mereka mengalahkan Tranmere 2-1 di Wembley dalam pertandingan final Piala Liga.
Tuah Brendan Rodgers

Brendan Rodgers jelas bukan pelatih kaleng-kaleng. Di masa lalu, dia hampir membawa Liverpool juara Premier League sebelum terpeleset di laga-laga terakhir.
Rodgers kemudian meraih sukses di Celtic. Kini, Rodgers punya momen untuk mengukir namanya di sejarah sepak bola Inggris dengan membawa Leicester juara Piala FA untuk pertama kalinya. Rodgers punya tuah bagus saat bermain di final.
Brendan Rodgers sudah enam kali tampil di final sebagai manajer, dan timnya selalu keluar sebagai pemenang: play-off Championship bersama Swansea City pada 2010/11, serta tiga Piala Liga dan dua Piala Skotlandia bersama Celtic.
Lini Tengah yang Tajam

Bukan tanpa alasan Leicester mampu bersaing di empat besar klasemen Premier League musim 2020/2021. Selain punya manajer top pada diri Brendan Rodgers, Leicester juga punya lini tengah yang solid.
Lini tengah Leicester selalu bisa diandalkan untuk mencetak gol. Youri Tielemans [6 gol], James Maddison [8 gol], Harvey Barnes [9 gol], dan Ayoze Perez [2 gol] bakal menebar banyak teror untuk lini belakang Chelsea di final Piala FA.
Selain itu, Leicester juga punya Wilfred Ndidi. Pemain asal Nigeria ini membuat Leicester bisa cepat move on ketika N'Golo Kante pindah ke Chelsea pada 2016 lalu.
Sumber: Bola
Baca Ini Juga:
- Bagi Ben Chilwell, Final FA Cup Lebih Besar daripada Final Liga Champions
- Kumpulan Fakta dan Statistik Menarik Final FA Cup Chelsea vs Leicester City
- Jadwal dan Live Streaming Final FA Cup Chelsea vs Leicester City di Vidio, 15 Mei 2021
- Kandaskan Southampton, Leicester City Tantang Chelsea di Final Piala FA
- Kepa Arrizabalaga 'Jimat' Chelsea di Piala FA: 5 Laga dan 4 Cleansheet
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 01:59Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 00:48Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
BERITA LAINNYA
-
inggris 11 Juli 2026 22:12Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
-
inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
-
inggris 11 Juli 2026 09:30Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:20Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:53Anak Krakatau Ternyata Sudah 'Bangun' Sejak Juni, Kini Statusnya Siaga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























