
- Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne menyebut Liverpool telah mengeluarkan banyak uang untuk membeli pemain secara bijaksana pada musim panas ini.
Musim panas ini, Liverpool memang cuma membeli empat pemain baru saja. Mereka adalah Naby Keita, Fabinho, Xherdan Shaqiri dan Alisson Becker.
Namun demikian para pemain itu, kecuali Shaqiri, harus ditebus dengan sangat mahal. Keita berbandrol lebih dari 60 juta pounds, kemudian Alisson sekitar 56 juta pounds dan Fabinho 40 juta pounds.
Shaqiri sendiri cuma berharga sekitar 13 juta pounds. Jadi total transfer Liverpool mencapai lebih dari 160 juta pounds.
City Berhemat

Di sisi lain, City malah berhemat pada bursa transfer musim panas ini. Mereka cuma mendatangkan Riyad Mahrez dari Leicester City dengan harga sekitar 61 juta pounds.
Hal ini berbeda dengan musim lalu, di mana mereka gila-gilaan dalam menghamburkan duit. Lebih dari lima pemain mereka beli.
Yang paling mahal adalah Aymeric Laporte, meski ia dibeli di tengah musim. Harganya sekitar 58 juta pounds. Total musim lalu City merogoh kocceknya hingga lebih dari 250 juta pounds.
Bijaksana

Liverpool mengeluarkan banyak uang agar bisa menutup celah mereka dengan City tentunya. Dan sekarang, The Reds dianggap bakal bisa menyaingi The Citizen.
De Bruyne ternyata enggan menanggapi soal kans juara The Reds. Akan tetapi ia hanya mau menanggapi soal aktivitas transfer pasukan Jurgen Klopp itu.
"Fokus utama ada pada kami. Tim-tim lain selalu akan mendorong kami, Liverpool melakukan apa yang kami lakukan tahun lalu. Mereka telah menghabiskan banyak uang tetapi dengan bijaksana," ujarnya pada BBC.
"Mereka membutuhkan beberapa tambahan dan mereka mendapatkannya di tempat yang tepat. Mereka melihat bahwa mereka harus menaikkan level untuk mendekati kami dan kami berusaha mempertahankan apa yang telah kami lakukan tahun lalu. Ini akan menjadi pertarungan yang bagus antara tim-tim di papan atas," terangnya.
Selalu Menantang

Pemain asal Belgia ini menambahkan bahw persaingan di papan atas Premier League selalu berlangsung sulit. Pasalnya tiap tim pasti selalu akan berusaha untuk membenahi skuatnya.
"Enam besar selalu menantang. Saya tidak membuat perbedaan antara tim mana pun," ujarnya.
"Liverpool menghabiskan uang paling banyak tahun ini, tetapi tahun lalu kami dan Manchester United yang melakukannya. Sekarang ada tim lain di Premier League yang menghabiskan uang lebih banyak dari kami, mereka harus melakukan apa yang harus mereka lakukan untuk menjadi lebih baik," tutupnya.
(bbc/dim)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:39Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah.
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:35Cuaca Hari Ini Senin 15 Juni 2026, BMKG: Mayoritas Bakal Hujan
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























