
Nexify - Mateo Kovacic membeberkan perbedaan antara Frank Lampard dengan Maurizio Sarri terletak di metode latihannya, di mana metode yang diterapkan oleh Sarri terlalu monoton.
Kovacic datang ke Chelsea pada tahun 2018 lalu. Ia awalnya berstatus sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid namun akhirnya The Blues mempermanenkan statusnya di Stamford Bridge.
Kovacic sempat menjadi andalan Sarri. Ia membantu Chelsea finis di peringkat ketiga klaemen Premier League.
Pemain asal Kroasia ini juga membantu The Blues menjadi juara Liga Europa. Di bawah Sarri, ia bermain sebanyak 32 kali.
Terkesan

Mulai musim ini, Mateo Kovacic berpisah dengan Maurizio Sarri. Kini ia dilatih oleh Frank Lampard.
Kovacic mengisyaratkan ia sedikit pesimis dengan kedatangan Lampard, mengingat eks pemain Timnas Inggris ini pengalaman manajerialnya cuma seumur jagung. Namun kini setelah lebih setengah musim dilatihnya, Kovacic mengaku terkesan dengan manajer berusia 41 tahun tersebut.
“Ketika klub mengumumkan dirinya sebagai pelatih baru mereka, saya tidak yakin apa yang diharapkan. Saya datang ke Chelsea di bawah Sarri, tetapi saya harus mengatakan bahwa Lampard adalah manajer yang luar biasa," pujinya pada FourFourTwo.
“Ia telah menjaga karakter yang ia miliki sebagai pemain dalam kepribadiannya sebagai pelatih, yang telah menginspirasi kita semua. Ia berkomitmen pada dirinya sendiri dengan semua yang ia dapatkan," seru Kovacic.
Monoton

Mateo Kovacic kemudian bisa membeberkan perbedaan antara Maurizio Sarri dengan Frank Lampard. Ia membeberkan bahwa Lampard memiliki metode latihan yang lebih bervariasi.
Kovacic pun merasa yakin Chelsea akan meraih sukses bersama Lampard. Asalkan, ia diberi waktu yang cukup.
“Latihan selalu menantang dan berbeda dari musim lalu. Itu mungkin perbedaan utama antara Lampard dan Sarri, yang membuat konsep latihan sangat monoton," bebernya.
“Ada banyak sesi latihan serupa dengan fokus pada persiapan taktis. Saya percaya Frank memiliki masa depan yang cerah di depannya, dan jika ia punya cukup waktu ia bisa membawa Chelsea meraih lebih banyak kesuksesan," seru Kovacic.
Performa Chelsea musim ini masih tidak terlalu stabil. Sekarang ini Mateo Kovacic dkk berada di peringkat empat klasemen sementara Premier League. Frank Lampard sejauh ini membawa timnya mengoleksi 41 poin dari 25 laga.
(fourfourtwo)
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 15:48Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Ronaldo usai Prancis Bungkam Swedia
BERITA LAINNYA
-
inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
-
inggris 29 Juni 2026 21:48Manchester United Belum Siap Bersaing Meraih Gelar Juara Liga Inggris
-
inggris 29 Juni 2026 17:13Update Kondisi Terkini Matthijs De Ligt: Kapan Bisa Comeback di MU?
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 16:34Kebakaran TPA Jatiwaringin 12 Km dari Bandara Soekarno-Hatta
-
Liputan6 1 Juli 2026 16:05Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Besok, Bisa Ditonton Live
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:50Momen Prabowo Lihat Teknologi Buatan Lokal di Pameran Bhayangkara
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:47Ledakan Besar Pabrik di Semarang, Getarannya Seperti Gempa
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:25Ledakan di Kawasan Industri Semarang, 1 Orang Tewas
-
Liputan6 1 Juli 2026 14:55Ini Tarif Transjakarta Tanpa Subsidi Pemprov DKI
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























