
Nexify - Jurgen Klopp bisa dikatakan sebagai juru selamat Liverpool. Tidak ada yang mampu membawa the Reds menjadi juara Premier League selain dirinya dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.
Liverpool mengakhiri puasa gelarnya di Premier League musim ini. Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil meraih torehan tersebut dengan mengungguli Manchester City selaku juara bertahan lebih dari 20 poin.
Itu bukan trofi perdana Jurgen Klopp untuk Liverpool. Sebelum ini, ia sudah mempersembahkan tiga trofi dari ajang berbeda. Menjuarai Liga Champions jadi prestasi terbaiknya sebelum mendapatkan piala Premier League.
Namun, apa sih yang membuat Jurgen Klopp bisa menjadi sosok spesial buat Liverpool? Sportskeeda memaparkan tiga alasan yang masuk akal. Informasi selengkapnya bisa disimak di bawah ini ya, Bolaneters.
Klopp Diberikan Waktu untuk Membangun Sistem

Tidak seperti kebanyakan pelatih lain yang dipecat setelah menuai serangkaian hasil buruk. Manajemen Liverpool tetap memberikan kepercayaan kepada Klopp meski gagal meraih trofi dalam tiga musim perdananya.
Liverpool tahu bahwa Klopp punya magis di tangannya. Setiap klub yang ditukangi pelatih berkebangsaan Jerman tersebut selalu mampu bangkit. Itu terjadi di klubnya yang sebelumnya, Borussia Dortmund.
Klopp berhasil membuat Dortmund menjadi salah satu pesaing terkuat Bayern Munchen di pentas Bundesliga. Bahkan, Die Borussien sanggup menjadi juara selama dua musim berturut-turut saat di tangannya.
Liverpool sadar bahwa Klopp membutuhkan waktu. Klub tersebut lantas tidak menuntutnya untuk memberikan trofi secepat mungkin. Lebih dari itu, Liverpool menginginkan Klopp membangun tim juara. Dan ia bisa melakukannya.
Klopp Mendiagnosa Kelemahan Tim dengan Baik

Ibarat sebuah puzzle, Klopp membentuk skuat pemenang dengan memasukkan beberapa nama ke dalam tim. Tentu tidak secara sembarangan. Ia hanya mempertimbagkan nama yang cocok dengan skemanya.
Setelah memiliki pondasi yang kuat dalam diri James Milner dan Jordan Henderson, Klopp mulai melanglang buana untuk mencari sosok pembeda. Sadio Mane dan Roberto Firmino merupakan bagian pertama.
Pada tahun 2017, ia mendatangkan Mohamed Salah untuk melengkapi pakem tiga penyerang. Ia menyadari kalau lini belakang pun butuh perhatian dan pada awal tahun 2018, ia berhasil mendatangkan Virgil van Dijk.
Kedatangan Van Dijk dirasa sudah cukup, namun ternyata tidak. Klopp tahu bahwa sektor penjaga gawang pun harus mengalami perubahan setelah Loris Karius melakukan aksi horor di final Liga Champions.
Alisson Becker pun melengkapi skuat pemenang Liverpool. Puzzle-nya telah komplit, hingga the Reds mampu menjadi juara Premier League hanya dengan mengeluarkan uang 10 juta euro saja pada awal musim.
Pandai Mendekatkan Diri dengan Pemain dan Fans

Dulu, banyak orang berpikir bahwa dalam sebuah tim harus ada hirarki. Untuk mempertegas hirarki tersebut, pelatih pun harus menjaga jarak hubungannya dengan para pemain agar rasa hormat di dalam skuat tetap ada.
Klopp menabrak batasan itu di Liverpool. Ia memangkas jarak dan menjalin hubungan seakrab mungkin dengan para pemainnya. Seperti yang ia lakukan bersama Dortmund beberapa tahun lalu.
Karena metode ini, para pemain pun jadi percaya dengan apapun skema yang diberikan olehnya. Sikap ramah Klopp juga membuat fans paham bahwa tim kesayangannya ada di tangan yang tepat.
Ia tidak menuntut rasa hormat dari berbagai kalangan hanya karena dirinya berada di posisi atas dalam hirarki klub. Tapi sebaliknya, Klopp memosisikan dirinya sebagai sosok idola yang dekat dengan lingkungan sekitarnya.
(Sportskeeda)
Baca Juga:
- Klopp Ucapkan Kalimat Berisikan 9 Kata untuk Pemain Cadangan Liverpool, Apa Itu?
- Ternyata Liverpool Sudah Punya Suksesor Jordan Henderson, Siapa Dia?
- Kecewanya Liverpool Melihat Fans Berkerumun di Luar Stadion Anfield
- Jurgen Klopp: Liverpool Juara Lagi Musim Depan? Itu Sangat Sulit!
- Ketika Pemain Chelsea Terlihat Kecewa Kepada Kepa Arrizabalaga
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Agustus 2026 20:30Rodri Cabut, Manchester City Kejar Gelandang Chelsea Ini
-
inggris 7 Agustus 2026 20:00Manchester United Jadi Rekrut Manu Koke Gak Sih?
-
inggris 7 Agustus 2026 19:30Kabar Terbaru Malo Gusto: Jadi Pindah ke Manchester City?
-
inggris 7 Agustus 2026 19:00Gabriel Jesus Bakal Tinggalkan Arsenal untuk Berkarir di Italia?
-
inggris 7 Agustus 2026 18:30Diincar MU, Bournemouth Naikkan Harga Tyler Adams
SOROT
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:34Kepala BGN Minta Maaf Marak Kasus Keracunan MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























