
Nexify - Arsenal mulai terbiasa bermain tanpa sang kapten, Pierre-Emerick Aubameyang. Hasilnya pun cukup memuaskan, The Gunners tetap bisa memetik kemenangan penting.
Aubameyang tersandung kasus indisipliner sebelum duel Arsenal kontra Tottenham yang lalu. Seharusnya dia jadi starter, tapi Mikel Arteta mencoret nama Auba dan mencadangkannya.
Setelah itu, Aubameyang kesulitan menemukan permainan terbaiknya. Dia masih diberi kesempatan bermain, tapi kontribusinya minim.
Kini muncul gagasan bahwa Arsenal mungkin tidak lagi bergantung pada Aubameyang untuk menang.
Aubameyang untuk Arsenal
Beberapa musim terakhir, gol-gol Aubameyang adalah penyelamat Arsenal. Dia dipilih jadi kapten juga karena gol-gol tersebut.
Namun, jika performa Aubameyang terus memburuk, Arsenal harus mencari solusi perihal mencetak gol. Dan kini Arteta perlahan-lahan mulai menemukan solusi itu.
Terlebih, kontribusi Aubameyang memang sangat minim sejak awal musim ini. Dia sempat mengalami paceklik gol yang cukup lama.
Diduga Aubameyang hilang fokus karena baru meneken kontrak baru dengan nilai fantastis. Performanya jadi merosot drastis.
Contoh saat lawan Spurs
Kini, di tengah kesulitan Aubameyang itu, Arteta terus mengembangkan Arsenal untuk mencari solusi. Mereka bermain tanpa Aubameyang saat melawan Spurs dan berhasil menang 2-1.
Saat itu performa Arsenal luar biasa. Emile Smith Rowe tampil apik di sisi kiri, membantu Kieran Tierney naik ke depan.
Martin Odegaard pun menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang kreatif. Lalu ada Bukayo Saka yang hampir tidak pernah mengecewakan.
Arsenal juga masih punya Alexandre Lacazette yang bisa mencetak gol. Artinya, Aubameyang mungkin tidak punya tempat di tim Arsenal yang sekarang.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Merekrut Martin Odegaard adalah Harga Mati, Arsenal Harus Cari Caranya
- Proses Pemantauan Tuntas, Arsenal Siap Angkut Gelandang Real Betis Ini
- Starting XI Arsenal di Final Liga Champions 2006, di Mana Mereka Sekarang?
- 90 Menit Kontra West Ham Adalah Arsenal yang Sebenar-benarnya!
- Sasaran Empuk, Granit Xhaka Merasa Dikritik Lebih Keras dari Pemain Lain
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 05:24Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 05:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Tanjung Verde
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 04:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























