
Nexify - Arsenal sukses mengamankan tiga angka krusial saat menjamu Burnley di Emirates Stadium dalam lanjutan Premier League, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Kai Havertz pada babak pertama menjadi pembeda sekaligus membawa The Gunners selangkah lebih dekat dengan trofi juara Liga Inggris.
Namun, armada Meriam London kembali menunjukkan mentalitas baja untuk meredam gelombang serangan tim tamu. Hasil positif ini membuat takdir juara liga kini berada sepenuhnya di tangan mereka sendiri.
Kemenangan tipis tersebut juga memperpanjang catatan impresif Arsenal yang sukses menyapu bersih empat laga beruntun dengan torehan clean sheet. Mereka kini tinggal menyisakan satu pertandingan pamungkas melawan Crystal Palace di Selhurst Park. Sejarah baru untuk menyudahi dahaga gelar selama 22 tahun berada di depan mata.
Peluang juara kini bisa ditentukan lebih cepat jika Manchester City gagal menang atas Bournemouth. Namun bila Man City berhasil meraih tiga poin, Arsenal wajib mengalahkan Crystal Palace di laga terakhir untuk memastikan gelar pertama sejak 2004.
Kebangkitan Arsenal

Perjalanan Arsenal menuju puncak klasemen sempat terganggu setelah kalah dari Manchester City sebulan lalu. Seusai laga itu, Mikel Arteta menegaskan kepada para pemain bahwa fase akhir musim adalah 'kompetisi baru'. Respons tim pun langsung terlihat di lapangan.
Arsenal berhasil meraih empat kemenangan beruntun dari target lima kemenangan yang dipasang Arteta. Lebih impresif lagi, mereka belum kebobolan satu gol pun dalam periode tersebut.
Tiga kemenangan diraih dengan skor identik 1-0 yang menjadi ciri permainan efektif Arsenal belakangan ini. Sementara satu laga lainnya berakhir meyakinkan setelah mereka menundukkan Fulham 3-0 di kandang.
Situasi itu membuat selisih gol tak lagi menjadi fokus utama. Arsenal kini hanya membutuhkan kemenangan di laga terakhir, terlepas dari berapa banyak gol yang tercipta.
Analisis Taktik Arteta

Usai pertandingan, Mikel Arteta memberikan evaluasi terhadap performa timnya di ruang konferensi pers. Pelatih asal Spanyol itu menilai Arsenal tampil sangat baik di babak pertama, meski gagal memaksimalkan sejumlah peluang penting.
Kegagalan menambah gol membuat pertandingan berjalan jauh lebih tegang pada babak kedua. Arsenal pun harus bekerja ekstra keras untuk mempertahankan keunggulan tipis mereka hingga akhir laga.
"Saya tahu ini akan berjalan sulit. Saya pikir di babak pertama kami memainkan beberapa sepak bola terbaik yang kami mainkan musim ini. Kami sangat tidak beruntung tidak mencetak dua atau tiga gol, dan kemudian ada cerita tentang musim ini juga, bahwa kami tidak bisa melakukan itu. Kami harus memastikan kami sangat efektif dalam bertahan di momen-momen tertentu, tidak memberikan apa pun kepada lawan dan memenangkan tiga poin," ujar Mikel Arteta.
"Saya pikir ambisi yang ditunjukkan setiap pemain dalam tugas bertahan mereka, perilaku mereka, cara mereka bekerja untuk satu sama lain adalah hal yang fenomenal. Ini adalah kerja keras yang dilakukan oleh semua pelatih juga, dan kami semua tahu pentingnya hal itu dan berapa banyak hasil serta kemenangan yang kami miliki karena hal itu," tambah sang manajer mengenai catatan nirbobol timnya.
Janji Setia Suporter dan Misi Berbeda dari Musim Lalu

Atmosfer Emirates Stadium kembali mendapat pujian dari Mikel Arteta. Ia mengaku bangga melihat perubahan besar yang terjadi di lingkungan klub, baik di dalam maupun luar stadion. Menurutnya, dukungan suporter musim ini menciptakan standar baru yang harus terus dijaga.
Arteta juga menilai situasi Arsenal saat ini berbeda dibandingkan musim lalu. Saat itu, mereka sudah mengetahui akan finis sebagai runner-up dan tidak lagi memiliki laga penentu.
"Luar biasa menyaksikan apa yang telah kami ciptakan di stadion ini. Jelas saya memiliki ingatan dari masa lalu, dan perbandingannya sulit dipercayai untuk disaksikan. Saya sangat bangga akan hal itu. Hari ini mereka telah menciptakan sesuatu yang sangat istimewa di luar stadion, di dalam stadion. Sekarang kami telah menetapkan standar yang menjadi tanggung jawab kami untuk dipertahankan karena kami dapat memberikannya, dan kami tahu hasilnya," tutur Arteta penuh bangga.
"Pada saat itu, kami tahu bahwa kami akan finis kedua dan kami tidak memiliki final lain untuk dimainkan. Jadi, apa yang saya katakan kepada mereka - sampai jumpa di Selhurst Park dan kemudian sampai jumpa di Budapest, ada dua pertandingan lagi untuk dimainkan," pungkas sang manajer mengenai perbedaan pidatonya dari musim lalu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
-
Liga Inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:51Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:38Maling di Mojokerto Tinggalkan Surat, Janji Ganti Uang Usai Gajian
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:36Anggaran Mulai Cair, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























