
Nexify - Chelsea dikabarkan membuka peluang untuk melepas winger muda Alejandro Garnacho pada bursa transfer musim panas mendatang. Keputusan ini tak lepas dari performa sang pemain yang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak didatangkan dari Manchester United.
Garnacho bergabung dengan The Blues pada hari terakhir bursa transfer September lalu dengan nilai transfer mencapai £40 juta. Namun, perjalanan pemain berusia 21 tahun itu di Stamford Bridge tidak berjalan mulus.
Sepanjang musim ini, Garnacho baru menjadi starter dalam 21 dari total 51 pertandingan Chelsea di semua kompetisi. Angka tersebut menurun jika dibandingkan dengan masa akhirnya di Manchester United, di mana ia mencatatkan 77 kali starter dalam dua musim terakhirnya bersama Setan Merah.
Situasi Garnacho di Chelsea

Dari segi kontribusi, pemain timnas Argentina itu mencetak delapan gol dan empat assist. Namun, setengah dari kontribusi golnya terjadi saat menghadapi tim dari divisi bawah di ajang piala domestik. Di Premier League, Garnacho baru mencetak satu gol untuk Chelsea.
Situasi semakin rumit setelah kedatangan pelatih Liam Rosenior pada Januari lalu. Pelatih asal Inggris tersebut disebut memiliki keraguan terhadap konsistensi Garnacho, terbukti dengan hanya memberinya empat kali kesempatan sebagai starter di liga sejak resmi menangani tim pada 6 Januari.
Dalam skema Rosenior, posisi sayap kiri lebih sering dipercayakan kepada Pedro Neto. Selain itu, Chelsea juga telah mendatangkan Jamie Gittens dari Borussia Dortmund, meski saat ini pemain tersebut tengah menepi akibat cedera hamstring.
Sikap Garnacho

Menariknya, Garnacho sebenarnya sudah lama mengincar kepindahan ke Chelsea. Bahkan, agennya sempat mengunjungi Stamford Bridge sejak Januari tahun lalu, beberapa bulan sebelum transfernya terealisasi. Ia juga diketahui beberapa kali melakukan perjalanan ke London saat masih berseragam Manchester United.
Meski demikian, Garnacho sempat mengakui adanya penyesalan terkait sikapnya di penghujung kariernya di Old Trafford. Ia pernah mengkritik mantan pelatih Ruben Amorim usai kekalahan di final Liga Europa dan mempertanyakan keputusannya yang mencadangkannya.
Ketegangan tersebut berlanjut hingga akhir musim, ketika Garnacho dicoret dari skuad pada laga terakhir kontra Aston Villa dan diberi tahu bahwa dirinya akan dijual. Bahkan, aksinya mengenakan jersey “Rashford 9” milik Aston Villa dan mengunggahnya ke media sosial sempat memicu kontroversi.
Pengakuan Garnacho

Dalam wawancara terbarunya, Garnacho mengakui bahwa performanya sempat menurun dalam enam bulan terakhir di Manchester United.
“Saya ingat, dalam enam bulan terakhir saya tidak bermain seperti sebelumnya di Manchester United. Saya mulai sering duduk di bangku cadangan,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa ekspektasi tinggi terhadap dirinya sendiri menjadi salah satu faktor. “Di pikiran saya, saya harus bermain di setiap pertandingan. Mungkin itu juga kesalahan saya. Saya sempat melakukan beberapa hal yang tidak baik,” lanjutnya.
Meski demikian, Garnacho menegaskan tidak menyimpan penyesalan dan tetap bangga bisa bermain di level tertinggi bersama Chelsea.
“Saya bangga berada di sini dan masih bermain di Premier League di klub sebesar ini. Tentang United, saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan,” tegasnya.
Penilaian Rosenior

Sementara itu, Rosenior tetap melihat potensi besar dalam diri Garnacho, meski menekankan pentingnya konsistensi bagi pemain muda.
“Dia punya kemampuan dan potensi besar. Untuk pemain muda, hal terpenting adalah konsistensi. Tapi dia sudah menunjukkan tanda-tanda yang positif,” ujar Rosenior.
Menariknya, Chelsea akan menghadapi Manchester United pada laga akhir pekan ini. Garnacho berpeluang kembali bertemu mantan klubnya, meski pada pertemuan pertama musim ini ia hanya menjadi pemain cadangan.
Di sisi lain, Manchester United justru tengah mencari tambahan pemain di posisi sayap kiri pada musim panas mendatang, sebuah ironi mengingat mereka baru saja melepas Garnacho beberapa bulan lalu.
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Alasan Manchester United Kalah dari Leeds: Kobbie Mainoo Absen
- Pro-Kontra Eks Wasit Premier League Soal Kartu Merah Lisandro Martinez, Keputusan Tepat atau Keliru?
- Kartu Merah Lisandro Martinez Jadi Titik Balik, Edwin Van der Sar Soroti 2 Wajah Man United Saat Tumbang dari Leeds
- Dukungan Penuh Legenda Man United untuk Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:48Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
-
inggris 27 Juli 2026 17:15MU Gigit Jari, Pemain Incarannya Ditikung Klub Arab Saudi
-
inggris 27 Juli 2026 17:06Kabar Terbaru Cedera Lisandro Martinez: Kapan Bisa Kembali ke MU?
SOROT
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 22:21Kanit PPA Luwu Utara Dicopot Usai Diduga Aniaya Tahanan
-
Liputan6 27 Juli 2026 22:17Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa Propam, Ini yang Didalami
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























