
Nexify - Rio Ferdinand maju melindungi Paul Pogba yang entah mengapa terus diserang kritik meski lama tidak bermain karena cedera. Ya, gelandang Manchester United itu terus-menerus menghadapi isu tak sedap di media, padahal dia tidak melakukan apa pun.
Pogba sudah cedera sejak awal musim, nyaris tidak bermain. Dia menderita cedera pergelangan kaki di akhir tahun 2019 lalu, yang ternyata lebih buruk dari dugaan awal.
Nahasnya, meski tidak bermain, sorotan terhadap Pogba tidak pernah berhenti. Mulai isu kepergiannya dari MU sampai dengan kritikan untuk aktivitasnya di media sosial.
Advertisement
Beberapa waktu lalu Pogba saling lempar komentar pedas dengan Graeme Souness. Awalnya Souness mengkritik Pogba karena terlihat bahagia di medsos, tidak seperti pemain yang gagal membela tim.
Pogba tentu tak terima, dan kini Ferdinand membela. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pogba Memang Begitu
Bagi Ferdinand, Pogba sebenarnya tidak bersalah, mereka yang mengkritik Pogba juga tidak bersalah. Dia tahu kasus ini terjadi hanya karena perbedaan generasi. Pogba hidup di dunia modern dengan teknologi yang begitu canggih, tapi para kritikus membandingkannya dengan masa mereka bermain puluhan tahun silam.
"Banyak kritik Pogba berasal dari media sosial. Banyak yang mengkritik Pogba karena aktivitasnya di media sosial, tapi sebenarnya sebagian besar orang-orang itu kuno," buka Ferdinand dikutip dari Sportskeeda.
"Mantan pemain ingin melihat pemain-pemain muda mengikuti mereka, ingin melihat pemain yang serius, tidak terlalu sering bermain media sosial."
"Pogba cedera, dia pergi ke pernikahan remannya dan berdansa di sana, tapi dia juga pernah berdansa di ruang ganti. Begitulah Pogba, itulah hidupnya, caranya hidup," imbuhnya.
Beda Generasi
Intinya, Ferdinand merasa tidak ada yang salah dengan aktivitas Pogba di media sosialk asalkan itu tidak mengganggu performanya di lapangan. Pogba bahkan tidak terlalu neko-neko, dia tahu batasan-batasannya.
"Anda tidak bisa memukul dia karena memang begitulah karakternya, dia berbeda. Generasi pemain ini berbeda dengan generasi saya dan jelas jauh lebih berbeda dengan era Roy Keane dan Souness," lanjut Ferdinand.
"Situasinya sudah berubah drastis, kita tidak bisa mengharapkan pemain yang sekarang bersikap seperti kita dahulu."
"Pogba tidak minum-minum, dia tidak suka kergi ke kelab malam, tapi dia aktif di media sosial. Apakah itu buruk?" tutupnya.
Sumber: Sportskeeda
Baca ini juga ya!
- Ronaldo R9 atau Ronaldo CR7, Siapa yang Terbaik?
- Parkir Bus, di Balik Duel MU vs Barcelona pada Liga Champions 2007/2008
- Jadon Sancho Jadi Penerus No.7 di Manchester United?
- Manchester United Siap Boros Demi Ole Gunnar Solskjaer, Tapi...
- Hari Ini 14 Tahun Lalu: Ketika Chelsea Merayakan Gelar Premier League di Hadapan MU
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 April 2020 22:30 -
Liga Inggris 30 April 2020 21:20 -
Liga Inggris 30 April 2020 21:00 -
Liga Inggris 30 April 2020 20:47Hadirnya Bruno Fernandes Membuat Fred Pede Bisa Cetak Lebih Banyak Gol
-
Liga Inggris 30 April 2020 20:40
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 21:08Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya


















KOMENTAR