
- Eks kiper Mancheter United Mark Bosnich menyarankan pada Setan Merah agar tetap mempercayai Jose Mourinho sebagai manajernya karena jika tidak mereka bisa bernasib seperti Liverpool.
Mourinho didatangkan untuk mengembalikan MU kembali ke jalur kemenangan dan meraih banyak trofi juara. Hal itu bisa didapatkannya pada musim perdananya.
Saat itu, MU sukses meraih tiga trofi juara. Mulai dari Community Shield, kemudian EFL Cup dan Liga Europa.
Akan tetapi di musim keduanya ia mengalami kegagalan. Tak satupun trofi juara berhasil diraihnya. (omni/dim)
Tertekan

Kegagalan itu membuat Mourinho mendapat tekanan besar dari fans dan media. Ada saja alasan yang digunakan untuk menyerang manajer asal Portugal ini.
Di antaranya gagal membuat MU tampil apik dan atraktif lagi. Ia juga diserang gara-gara Paul Pogba.
Sejak gabung MU, Pogba memang belum bisa menampilkan performa terbaiknya. Penampilannya tak stabil dan banyak fans yang menyebut Mourinho justru menghambat perkembangan pemain asal Prancis tersebut.
Sabar

Bosnich kemudian angkat bicara terkait masalah ini. Pria asal Australia ini berharap MU bersabar dan terus mendukung Mourinho.
Ia tak mau United langsung memecatnya. Sebab hal itu justru bisa membuat tim tak stabil, lalu terpuruk dan akhirnya bernasib seperti Liverpool yang tenggelam dan tak pernah lagi juara liga sejak tahun 1990.
"Bersabarlah. Beri ia kesempatan, ia yang ada di posisi kedua melawan tim di Man City yang mampu membeli siapa saja dan mendapatkan apa saja," katanya kepada Omnisport.
"Kadang-kadang, bahkan setelah dominasi seperti itu, Anda harus bersabar. Anda tidak ingin jatuh dalam situasi seperti Liverpool, setelah bertahun-tahun dominasi dan kemudian tiba-tiba Anda ingin membuang sesuatu dan berubah," ketus Bosnich.
Masa Depan Cerah

Lebih lanjut, pria berusia 46 tahun itu meminta MU agar terus bertahan bersama Mourinho. Ia yakin masa depan klub akan cerah jika terus memakai jasa eks bos Chelsea itu.
"Tetaplah bersama orang ini, ia adalah pemenang dan ia akan membawa masa kejayaan kembali. Orang bisa mengatakan apa yang mereka inginkan," ucapnya.
"Dalam sepakbola modern, setelah kami melihat pengalaman dengan Barcelona, yang dimulai dengan Pep Guardiola, dari sesuatu yang baik bisa datang sesuatu yang buruk, dan sebaliknya."
[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 15:00Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 15:00Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 11:15Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juli 2026 16:00Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
-
inggris 11 Juli 2026 22:12Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
-
inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 08:04
Daftar BUMN Penggarap 5 Bendungan yang Diresmikan Prabowo
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























