
Nexify - Pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane melontarkan kritik keras setelah The Blues kalah 1-3 dari Nottingham Forest di Stamford Bridge, Senin (4/5/2026) malam WIB. Ia menilai timnya tampil jauh dari standar, terutama di awal pertandingan yang berjalan buruk.
Chelsea sebenarnya tampil sebagai tuan rumah, tetapi lini belakang mereka langsung kehilangan fokus sejak menit awal. Baru dua menit laga berjalan, Taiwo Awoniyi sudah membuka keunggulan lewat sundulan. Gol cepat itu langsung mengubah arah pertandingan.
Tekanan semakin berat setelah Malo Gusto melakukan pelanggaran di kotak penalti terhadap Awoniyi. Igor Jesus yang menjadi eksekutor sukses menggandakan keunggulan tim tamu. Dalam waktu singkat, Chelsea tertinggal dua gol tanpa banyak perlawanan.
McFarlane menilai awal pertandingan tersebut sebagai titik masalah utama. Ia menyebut kegagalan menjaga fokus membuat rencana permainan langsung runtuh. Menurutnya, tim seperti memberi kesempatan bagi lawan untuk mengendalikan laga sejak awal.
Mimpi Buruk 15 Menit Awal di Stamford Bridge

Kesalahan individu dan koordinasi tim di 15 menit pertama menjadi perhatian utama staf pelatih. McFarlane menilai timnya tidak menunjukkan intensitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level Premier League. Ketertinggalan cepat membuat beban pertandingan semakin berat.
Chelsea mencoba bangkit, tetapi upaya mereka kerap terhenti oleh pertahanan rapat Nottingham Forest. Serangan demi serangan tidak mampu menembus organisasi lini belakang lawan. Situasi ini membuat permainan tuan rumah kehilangan arah.
"Saya pikir lima belas menit pertama tidak mendekati level yang kami butuhkan. Cara dua gol tersebut tercipta benar-benar menghambat kami dan memberi kami gunung besar untuk didaki. Anda tidak bisa melakukan itu di level ini, terutama melawan tim yang berjuang mati-matian untuk bertahan hidup," kata Calum McFarlane.
"Jadi, bagi saya, hal itu adalah sesuatu yang perlu kami atasi dan tingkatkan segera," tegasnya dalam sesi wawancara usai pertandingan.
Kelengahan Sektor Belakang yang Berujung Petaka
McFarlane juga menyoroti proses gol pertama yang dinilai seharusnya bisa diantisipasi. Tim pelatih sebelumnya sudah mengingatkan soal kebiasaan lawan mengirim umpan silang ke tiang jauh. Namun, instruksi tersebut tidak dijalankan dengan baik di lapangan.
Kekecewaan semakin besar karena Chelsea pernah berhasil mengatasi situasi serupa di laga sebelumnya. Kali ini, pergerakan penyerang lawan tidak terjaga dan lini belakang terlihat rapuh. Kondisi itu langsung memukul mental tim.
"Itu adalah situasi tiga lawan satu di tiang jauh. Kami tahu mereka suka mengirim umpan silang ke sana. Kami tahu pemain nomor sembilan mereka suka bergerak ke tiang jauh, dan kami seharusnya bisa mempertahankan momen itu dengan lebih baik. Jadi, itu sangat mengecewakan, padahal saya pikir kami mempertahankan momen tersebut dengan sangat baik di Leeds dan Wembley," tambah McFarlane.
"Saya rasa kami tidak pulih dari momen itu dengan cukup baik. Ketika kami mencoba bangkit, kami sebenarnya punya peluang: Enzo membentur tiang, Cole gagal penalti, dan gol Joao dianulir offside," keluhnya.
Nasib Sial Chelsea
Chelsea sebenarnya sempat menciptakan sejumlah peluang setelah tertinggal. Enzo Fernandez hampir mencetak gol lewat tembakan keras yang membentur tiang, sementara penalti Cole Palmer gagal berbuah hasil. Keberuntungan jelas tidak berpihak pada tuan rumah.
Di sisi lain, Nottingham Forest justru menambah keunggulan melalui gol kedua Awoniyi di babak kedua. Joao Pedro sempat mencetak gol hiburan lewat tendangan salto di masa tambahan waktu. Namun, gol itu tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
"Ketika Anda memulai pertandingan seburuk itu, Anda butuh momen-momen tersebut berpihak pada Anda untuk memberikan kesempatan bangkit ke dalam permainan. Namun pada akhirnya, lima belas menit pertama itu tidak bisa diterima," pungkas McFarlane menutup kekecewaannya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























