
Nexify - Banyak pihak menganggap Samuel Eto'o sebagai pemain yang mata duitan saat ia memutuskan untuk hengkang ke Rusia bersama Anzhi Makhachkala saat usianya masih 30 tahun dan menepis tawaran sejumlah klub besar Eropa.
Nominal gaji super tinggi senilai 17 juta Euro per tahun disinyalir menjadi alasan utama Eto'o mau bergabung dengan klub dari region Dagestan tersebut. Ketika sekarang kembali ke kompetisi elit Premier League bersama Chelsea, stereotip materialistis masih melekat kepada pria asal Kamerun ini.
Menghadapi tudingan tersebut, Eto'o mengemukakan jawabannya.
"Ketika saya pergi ke Anzhi, orang-orang menyebut saya hanya mengejar materi. Sebenarnya bukan, saat itu saya mencari tantangan," ungkap Eto'o kepada The Sun.
"Sekarang saya kembali, orang-orang bertanya kepada saya apakah saya masih bisa bermain di level tertinggi. Tantangan yang saya hadapi di Anzhi adalah membawa tim papan bawah ke level atas, saya sudah melakukannya."
Striker berusia 32 tahun ini menyatakan ambisinya untuk meraih sukses bersama The Blues, yang dinilainya memiliki skuat berkualitas.
"Di Chelsea, saya kembali berkumpul dengan para pemain yang bagus yang telah terbukti kualitasnya. Memang terjadi beberapa perubahan, tapi tim ini tetap merupakan Chelsea yang berteknik dan memiliki semangat juang," imbuh Eto'o optimis. [initial]
Nominal gaji super tinggi senilai 17 juta Euro per tahun disinyalir menjadi alasan utama Eto'o mau bergabung dengan klub dari region Dagestan tersebut. Ketika sekarang kembali ke kompetisi elit Premier League bersama Chelsea, stereotip materialistis masih melekat kepada pria asal Kamerun ini.
Menghadapi tudingan tersebut, Eto'o mengemukakan jawabannya.
"Ketika saya pergi ke Anzhi, orang-orang menyebut saya hanya mengejar materi. Sebenarnya bukan, saat itu saya mencari tantangan," ungkap Eto'o kepada The Sun.
"Sekarang saya kembali, orang-orang bertanya kepada saya apakah saya masih bisa bermain di level tertinggi. Tantangan yang saya hadapi di Anzhi adalah membawa tim papan bawah ke level atas, saya sudah melakukannya."
Striker berusia 32 tahun ini menyatakan ambisinya untuk meraih sukses bersama The Blues, yang dinilainya memiliki skuat berkualitas.
"Di Chelsea, saya kembali berkumpul dengan para pemain yang bagus yang telah terbukti kualitasnya. Memang terjadi beberapa perubahan, tapi tim ini tetap merupakan Chelsea yang berteknik dan memiliki semangat juang," imbuh Eto'o optimis. [initial]
(sun/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
-
Liga Inggris 31 Juli 2026 16:08Rekap Transfer Resmi Premier League 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
-
inggris 31 Juli 2026 16:08Rekap Transfer Resmi Premier League 2026/2027
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 23:55KPK Soal Pemanggilan Raja Juli: Bukan Soal Berani atau Tidak
-
Liputan6 31 Juli 2026 23:30Viral Ompreng MBG Diangkut Pikap Terbuka, Ini Penjelasan SPPG
-
Liputan6 31 Juli 2026 22:10Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Perantau di Morowali
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:49Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Melekat
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:045 Saksi Mangkir Pemeriksaan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya




















