
Nexify - Sebuah testimoni diberikan mantan anak asuh Erik ten Hag, Riccardo Basta. Menurut Basta, pria yang kini menjabat manajer Manchester United itu mengelola tim dengan cara diktator.
Erik ten Hag mendapat banyak sorotan usai mengambil pekerjaan sebagai manajer Manchester United. Sebelumnya, pria 53 tahun tersebut cukup sukses ketika menjadi pelatih Ajax.
Pada musim pertamanya bersama United, Erik ten Hag memberi kesan yang impresif. Dia mampu memberikan trofi Carabao Cup. Walau bukan trofi utama, ini adalah gelar penting bagi United setelah cukup lama 'puasa'.
Ten Hag dinilai menunjukkan progres yang bagus bersama United. Di balik semua kisah positif Ten Hag bersama United, Basta memberi testimoni yang menarik. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Erik ten Hag Diktator
Sebelum melatih Ajax, Erik ten Hag lebih dulu menjadi pelatih Utrecht pada 2015 hingga 2017. Sebelumnya, Erik ten Hag mendapat pekerjaan untuk menjadi pelatih tim kedua Bayern Munchen.
Di antara pemain Bayern Munchen II yang pernah dilatih Erik ten Hag, ada nama Riccardo Basta. Pada musim 2022/2023 ini, Basta bermain untuk klub kasta kelima Jerman yakni VfB Garching.
"Secara pribadi, saya tidak punya ikatan yang baik dengan Ten Hag. Dia hampir seperti seorang diktator. Dia punya rencana dan kami para pemain harus mengikutinya," kata Basta pada SPORT1.
Ten Hag dikenal sangat tegas di Manchester United. Dia tidak ragu memberi sanksi dan menendang pemain yang membuat salah seperti Cristiano Ronaldo.
Janji Palsu Erik ten Hag

Basta punya memori buruk dengan Erik ten Hag. Ppada 2013/2014, Basta bermain untuk Bayern U-19. Musim berikutnya, Basta bermain untuk Bayern II yang dilatih Ten Hag. Pada fase itu, Basta mendapat janji manis dari Ten Hag.
"Setiap anak bermimpi menjadi pesepakbola profesional. saya sangat dekat dengan mimpi ini di Bayern. Saya tertipu. Saya diberi janji palsu," ucap Basta.
"Setelah perpanjangan kontrak pertama saya, dia memberi tahu saya bahwa Ten Hag mengandalkan saya dan punya rencana bersama saya. Saya akan menjadi penghubung antara tim pertama dan kedua," kata Basta.
Basta sama sekali tak pernah bermain untuk tim utama Bayern.
Sumber: SPORT1
Klasemen Premier League 2022/2023
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:13Man of the Match Pantai Gading vs Ekuador: Wilfried Singo
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























