Fakta Mengejutkan: MU Ternyata Jadi Raja Gol Sepak Pojok di Premier League, Bahkan Arsenal Pun Kalah

Nexify - Manchester United kembali menunjukkan kemajuan signifikan di bawah asuhan Ruben Amorim. Setelah sempat dikenal sebagai tim yang rapuh saat menghadapi situasi bola mati, kini Setan Merah justru menjelma menjadi salah satu tim paling mematikan di Premier League lewat skema sepak pojok.
Sudah genap satu tahun Amorim menukangi United sejak kedatangannya dari Sporting Lisbon. Pelatih asal Portugal itu mengakui sempat dibuat kaget oleh intensitas dan fisik keras liga Inggris. Karena itu, meningkatkan kekuatan dan daya tahan skuad menjadi fokus utamanya di musim pertama.
Namun, hasil kerja keras itu mulai terlihat nyata. Jika pada awal masa jabatannya United sempat kebobolan dua gol dari sepak pojok saat melawan Arsenal, serta sempat kecolongan situasi serupa kontra Tottenham dan Wolves, kini kondisinya berbalik 180 derajat.
Statistik Gol Sepak Pojok MU

Gol penyama kedudukan Matthijs de Ligt saat United bermain imbang 2-2 dengan Tottenham baru-baru ini menjadi bukti nyata perkembangan tim.
Berdasarkan laporan The Athletic, United kini menjadi tim paling efektif dalam mengeksekusi sepak pojok di Premier League musim 2025/26, bahkan mengungguli Arsenal yang dikenal sebagai spesialis bola mati di era Mikel Arteta.
Rata-rata, United mampu mencetak 14,3 gol dari setiap 100 sepak pojok, sedangkan Arsenal hanya sedikit di atas angka 10 gol. Formasi 3-4-2-1 ala Amorim dinilai berperan besar dalam hal ini.
Dengan trio bek tinggi menjulang seperti De Ligt, Harry Maguire, dan Leny Yoro, serta tambahan kekuatan udara dari penyerang 195 cm Benjamin Sesko, United menjadi ancaman serius di udara.
Berkat Carlos Fernandes

Namun, kesuksesan ini tak lepas dari tangan dingin Carlos Fernandes, asisten pelatih yang dibawa Amorim dari Sporting. Fernandes dipercaya untuk menangani skema bola mati setelah sebelumnya tanggung jawab itu dipegang oleh Andreas Georgson.
Keputusan tersebut sempat menuai kritik ketika hasil belum terlihat, tetapi Amorim tetap memberikan kepercayaan penuh kepada staf kepercayaannya itu.
Kini, Fernandes layak disandingkan dengan Nicolas Jover, pelatih spesialis bola mati Arsenal yang selama ini mendapat banyak pujian. Keduanya menunjukkan bahwa dalam sepak bola modern, detail kecil seperti eksekusi sepak pojok bisa menjadi pembeda besar dalam perebutan gelar.
Sumber: The Athletic
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
-
inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
-
inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























