
Nexify - - Kapten Liverpool, Jordan Henderson menjelaskan satu perubahan besar yang terjadi pada The Reds sejak ditangani Jurgen Klopp. Menurutnya, Klopp adalah alasan di balik kekuatan mental skuat Liverpool yang mau berjuang terus sampai akhir pertandingan.
Musim ini, hasil kerja Klopp mulai terlihat. Pelatih nyentrik itu sudah menangani Liverpool sejak 2015 lalu, dan hasil kerjanya mulai terlihat musim ini. Dia juga mampu membawa Liverpool melangkah ke final Liga Europa dan Liga Champions meski belum menjuarainya.
Klopp dikenal dengan gaya sepak bola cepat yang terus menekan lawan. Dia juga berhasil menuntun Liverpool menyuguhkan salah satu permainan terbaik di Premier League musi ini. Biar begitu, bagi Henderson yang lebih penting adalah perubahan mental mereka.
Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Berjuang Hingga Menit Akhir
Perubahan masif terlihat pada kemampuan Liverpool memetik kemenangan di menit-menit akhir pertandingan pada musim ini. Teranyar, The Reds mencetak dua gol di 10 menit akhir untuk mengalahkan Southampton. Hal serupa juga pernah terjadi saat Liverpool menghadapi Fulham dan Tottenham.
"Pelatih berperan penting pada hal itu [berjuang hingga menit akhir]. Dia berperan besar pada hal itu sejak dia pertama kali tiba beberapa tahun lalu - bahwa tidak peduli apa pun yang terjadi dalam pertandingan, kami harus terus berjuang sampai ujung laga" tegas Henderson di Liverpoolfc.com.
"Itulah yang telah kami lakukan cukup lama sampai saat ini, dan kami harus terus menjaga mentalitas itu juga tidak menyerah sampai peluit akhir dibunyikan."
Jadilah Pembeda
Henderson baru saja merasakan keajaiban itu ketika dia jadi senjata utama Klopp untuk mengalahkan Southampton. Kala itu, laga terkunci di skor 1-1, Klopp kemudian menurunkan Henderson dan James Milner di pertengahan babak kedua. Henderson akhirnya mencetak gol kemenangan di menit ke-86 yang menguba skor jadi 3-1.
Soal pesan Klopp pada dia sebelum bermain, Henderson menjawab: "Buatlah perbedaan. Untuk menggunakan pengalaman kami dan membuat perbedaan. Membantu rekan setim, membuat mereka terus melaju sebab kami sedikit tertekan."
"Kami terus melaju sampai akhir dan kami terus berjuang, dan untungnya kami sukses mencetak beberapa gol serta memenangkan pertandingan," pungkasnya.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 15:00Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 08:29Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol 15 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juli 2026 16:00Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
-
inggris 11 Juli 2026 22:12Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
-
inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 08:53Hari Pertama Masuk Sekolah, Lalu Lintas Jakarta Padat
-
Liputan6 13 Juli 2026 08:00Perbaiki Pompa Air, Pria di Sukabumi Tewas Terjatuh ke Sumur
-
Liputan6 13 Juli 2026 07:13Rumah Terbakar, Pasutri Lansia Tewas Berpelukan
-
Liputan6 13 Juli 2026 05:27Pemerintah Targetkan Masalah Gunungan Sampah Beres 2028
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

























