
Nexify - Manchester City kembali menuai hasil buruk setelah dikalahkan Liverpool 2-0 di Anfield. Kekalahan ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi tujuh pertandingan di semua kompetisi.
Tidak hanya itu, lebih dari sekadar hasil, performa dan suasana internal tim kini menjadi sorotan utama. Pemain-pemain Man City di pertandingan tersebut tampak siap kalah, tidak ada daya juang lebih untuk mencoba menang.
Di akhir laga, Josep Guardiola mengakui bahwa timnya memang tidak bisa berbuat banyak. Namun, dia menegaskan bahwa Man City akan segera bangkit, mulai dari kekalahan tersebut.
Dominasi Liverpool di Anfield
Liverpool memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, memanfaatkan kerentanan City. Cody Gakpo membuka skor di menit ke-12 setelah menyambut umpan Mohamed Salah.
Di babak kedua, Salah menggandakan keunggulan, memastikan kemenangan yang nyaman bagi pasukan Arne Slot.
Manchester City tampak kesulitan mengimbangi agresivitas Liverpool. Serangan balik cepat dan pressing ketat membuat tim asuhan Pep Guardiola tertekan sepanjang laga.
Bahkan, beberapa pemain City tampak tidak menunjukkan urgensi untuk bangkit, yang memunculkan kritik dari berbagai pihak.
Sikap Pemain City di Bawah Sorotan

Sikap para pemain City selama pertandingan memicu kontroversi. Erling Haaland, misalnya, terlihat bercanda dengan Mohamed Salah di tengah dan setelah laga.
Menurut laporan The Athletic, beberapa pemain Liverpool bahkan terkejut melihat betapa santainya para pemain City saat laga berlangsung, seolah kekalahan bukan hal besar bagi mereka.
Masalah ini diperparah oleh laporan bahwa sejumlah pemain City gagal tampil mengesankan dalam latihan pekan lalu. Dalam simulasi pertandingan sembilan lawan sembilan, mereka kalah dari kelompok pemain muda dari akademi elite klub.
Hal ini mengindikasikan ada penurunan performa dan semangat di skuad utama.
Apa yang Salah di Manchester City?
Krisis ini menimbulkan pertanyaan besar tentang apa yang salah di dalam klub. Sejumlah faktor mungkin berperan, termasuk kelelahan mental dan fisik, dinamika ruang ganti yang berubah, atau mungkin strategi Guardiola yang mulai kehilangan sentuhan magisnya.
City kini menghadapi tantangan besar untuk memulihkan performa mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dengan jadwal padat yang menanti, Guardiola perlu menemukan cara untuk mengembalikan semangat juang timnya sebelum situasi ini semakin memburuk.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Otomotif 14 Juni 2026 20:56Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 20:40Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 20:42
Diduga Monopoli Suplier, 18 Satuan Pelayanan Gizi Dibekukan
-
Liputan6 14 Juni 2026 19:52Megawati Kembali ke Makam Bung Karno, Ada Pesan yang Terus Dirawat
-
Liputan6 14 Juni 2026 19:41Kebakaran Hebat Dekat Balai Kota Depok, Lebih dari 5 Toko Ludes
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















