
Nexify - Roy Keane terus menebar serangan pada Manchester United, kali ini ia menuding bekas klubnya itu mempermainkan David Moyes sebagai manajer tim musim lalu.
Moyes dilengserkan, bahkan sebelum musim kemarin berakhir, karena dianggap tak mampu mengangkat performa Setan Merah sepeninggal Sir Alex Ferguson. Namun di mata Keane, pria Skotlandia itu tak sepenuhnya bersalah karena ia mewarisi 'ruang ganti yang sudah loyo'.
"Saat ia mengambil alih, Moyes masih mewarisi tim yang bagus dan mungkin saat itu ruang ganti yang apik. Tapi yang tak Anda butuhkan, dan Man United selalu bagus mengatasinya, adalah ketidakpastian - dan jelas ada hal itu dengan (Nemanja) Vidic, Rio (Ferdinand), (Patrice) Evra dan (Ryan) Giggsy mendekati akhir kontrak. Itu tak membantu," beber Keane dalam biografinya.
Mantan gelandang Republik Irlandia nan kontroversial itu juga menilai kegagalan transfer yang digalang chief executive baru Ed Woodward sudah berimbas besar pada kinerja Moyes di Old Trafford, dan ia menuding hal itu seolah 'disengaja' oleh petinggi klub juga para pemain.
"Ia tak mendapat pemain yang jelas-jelas ia uber di musim panas, namun saya tak merasa itu salah manajer, mungkin chief executive yang harus berkaca. Ada dua atau tiga yang sudah diincar tapi gagal dan mereka akhirnya mendapatkan satu atau dua di deadline bursa, Juan Mata di Januari tapi tim sudah rusak saat itu. Saya pergi ke Old Trafford dan ada banyak aura negatif di sana, seolah Moyes dipermainkan dari pekan pertama," sambungnya.
Keane mengimbuhi, "Aura negatif itu masuk ke ruang ganti, dan itu sebabnya saya merasa ruang ganti mereka lemah. Mereka harusnya mengatasi itu, pemain harusnya bekerja lebih baik. Saya melihat beberapa laga dan apapun yang terjadi - politik, manajer hengkang, kurangnya amunisi, mereka harusnya berbuat lebih baik. Mereka mengecewakan Moyes, itu tak diragukan lagi." [initial]
(tri/row)
Moyes dilengserkan, bahkan sebelum musim kemarin berakhir, karena dianggap tak mampu mengangkat performa Setan Merah sepeninggal Sir Alex Ferguson. Namun di mata Keane, pria Skotlandia itu tak sepenuhnya bersalah karena ia mewarisi 'ruang ganti yang sudah loyo'.
"Saat ia mengambil alih, Moyes masih mewarisi tim yang bagus dan mungkin saat itu ruang ganti yang apik. Tapi yang tak Anda butuhkan, dan Man United selalu bagus mengatasinya, adalah ketidakpastian - dan jelas ada hal itu dengan (Nemanja) Vidic, Rio (Ferdinand), (Patrice) Evra dan (Ryan) Giggsy mendekati akhir kontrak. Itu tak membantu," beber Keane dalam biografinya.
Mantan gelandang Republik Irlandia nan kontroversial itu juga menilai kegagalan transfer yang digalang chief executive baru Ed Woodward sudah berimbas besar pada kinerja Moyes di Old Trafford, dan ia menuding hal itu seolah 'disengaja' oleh petinggi klub juga para pemain.
"Ia tak mendapat pemain yang jelas-jelas ia uber di musim panas, namun saya tak merasa itu salah manajer, mungkin chief executive yang harus berkaca. Ada dua atau tiga yang sudah diincar tapi gagal dan mereka akhirnya mendapatkan satu atau dua di deadline bursa, Juan Mata di Januari tapi tim sudah rusak saat itu. Saya pergi ke Old Trafford dan ada banyak aura negatif di sana, seolah Moyes dipermainkan dari pekan pertama," sambungnya.
Keane mengimbuhi, "Aura negatif itu masuk ke ruang ganti, dan itu sebabnya saya merasa ruang ganti mereka lemah. Mereka harusnya mengatasi itu, pemain harusnya bekerja lebih baik. Saya melihat beberapa laga dan apapun yang terjadi - politik, manajer hengkang, kurangnya amunisi, mereka harusnya berbuat lebih baik. Mereka mengecewakan Moyes, itu tak diragukan lagi." [initial]
ISU MEMUKAU LAPANGAN HIJAU
- Masuk Januari, United dan Chelsea Bakal Rebutan Coleman
- Diintai Liverpool, West Ham Siap Relakan Song Pergi
- Usir Madrid, United Siapkan Kontrak Baru De Gea
- United Masih Belum Menyerah Rayu Hummels
- Fergie Sebut Van Gaal Tak Pernah Minta Nasihatnya
- United Siapkan Laga Spesial 'Matangkan' Carrick
- Berburu Kiper, Arsenal Mengais Lagi Akademi Barca
- Ferdinand: Moyes & MU Bagaikan Air dan Minyak
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
-
Liga Inggris 23 Juni 2026 21:46Andai Fernandes Lepas, MU Bakal Kejar Gelandang Bournemouth Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 04:38Man of the Match Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Kerim Alajbegovic
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 04:30Man of the Match Swiss vs Kanada: Johan Manzambi
BERITA LAINNYA
-
inggris 24 Juni 2026 15:30Ditahan Ghana, Eberechi Eze Minta Inggris Abaikan Kritik
-
inggris 23 Juni 2026 21:46Andai Fernandes Lepas, MU Bakal Kejar Gelandang Bournemouth Ini
-
inggris 23 Juni 2026 21:23Usai Tinggalkan Real Madrid, Alvaro Arbeloa Bakal Latih Klub Inggris Ini
-
inggris 23 Juni 2026 21:11Alamak! Tottenham Salip MU dalam Transfer Mateus Fernandes?
-
inggris 23 Juni 2026 20:49Sudah Seberapa Jauh Transfer Crysencio Summerville ke Manchester United?
SOROT
-
Liputan6 24 Juni 2026 20:28Reaksi Prabowo Saat Warga Gorontalo Bersorak Sambut Sherly Tjoanda
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:30Diplomasi Jadi Senjata Indonesia Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:29Prabowo: B50 Meluncur Juli 2026, Kita Tak Akan Impor Solar Lagi
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:09Prabowo Ungkap Kunci Indonesia Jadi Kekuatan Pangan Dunia
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:00Respons Pabrikan Otomotif Hengkang, Kemlu Bocorkan Investasi Baru
-
Liputan6 24 Juni 2026 18:36Harga GTA 6 Terungkap, Versi Ultimate Edition Sentuh Rp 1,7 Juta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























