
Nexify - Ryan Mason resmi menjadi pelatih sementara Spurs menggantikan Cristian Stellini yang dipecat minggu lalu. Jelang langkah barunya bersama Spurs, Mason meminta timnya untuk memberikan reaksi di laga melawan MU pada Jumat (28/4/2023).
Permintaan Mason tidak lepas dari penampilan buruk Spurs pekan lalu saat babak belur 6-1 di kandang Newcastle United. Mason menganggap kekalahan itu sangat memalukan sehingga butuh reaksi positif dari Spurs.
Mason merasa laga melawan MU akan menjadi momentum yang bagus untuk membangkitkan gairah bermain Spurs. Terlebih bermain di kandang akan menjadi langkah bagus untuk mengembalikan kepercayaan para fans.
"Fokus langsung saya adalah hari Jumat (lawan MU). Yang paling penting adalah reaksi. Minggu (lawan Newcastle) jelas sangat mengecewakan bagi kami,” ujar Mason dikutip dari Fotmob.
Misi Sulit

Meskipun meminta reaksi instan lawan MU, Ryan Mason mengaku itu menjadi misi sulit. Pasalnya pelatih sekelas Antonio Conte pun bahkan tidak bisa memberikan banyak perubahan di skuad Spurs.
Mason sendiri tidak akan menjanjikan perubahan yang signifikan dalam enam laga tersisa. Namun Mason mengaku ingin meninggalkan kesan positif bagi Spurs di akhir musim nanti dengan berakhir di zona Liga Champions.
“Saya akan berharap dan berharap ada reaksi dari para pemain, dari semua orang. Hal penting lainnya adalah mendapatkan kembali energi dan sesuatu hal positif ke dalam grup dan juga para penggemar.”
"Kami harus realistis. Dengan tiga sesi latihan sebelum dua pertandingan, sulit untuk mengubah banyak hal, tetapi saya berharap sebelum akhir musim orang akan melihat cap saya di grup," tambah Mason.
Punya Pengalaman

Meskipun tidak mudah, Mason yakin dirinya bisa memberikan perubahan positif bagi Spurs. Hal tersebut tidak lepas dari pengalaman Ryan Mason dua musim lalu menangani Spurs sebagai pelatih sementara.
Saat itu Mason tergolong cukup baik sebagai pelatih pengganti yang melakoni tujuh laga. Saat itu Mason berhasil mengantongi empat kemenangan dan tiga kekalahan sebagai pelatih pengganti.
"Itu relatif mudah dari sudut pandang saya. Tentu saja saya merasa nyaman, dan itu hanya bagian dari keterlibatan dalam sepak bola. Dari sudut pandang pribadi, kami menanganinya dengan baik dua tahun lalu.”
"Jelas banyak hal telah terjadi (sejak itu) tetapi pada akhirnya saya merasa siap," sambung Mason.
Klasemen Premier League
Sumber: Fotmob dan Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 03:41Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:40Man of the Match Jerman vs Curacao: Kai Havertz
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:38Link Streaming Pantai Gading vs Ekuador di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















