
Nexify - Amex Stadium menjadi saksi bisu momen langka Mohamed Salah gagal memanfaatkan peluang emas. Padahal, di laga penampilan ke-300nya di Premier League ini, sang bintang Liverpool seharusnya bisa merayakannya dengan gol.
Arne Slot justru melihat sisi lain dari kegagalan Salah tersebut. Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan bahwa sang penyerang akhirnya menunjukkan sisi "manusiawi" yang jarang terlihat.
Kekalahan 2-3 dari Brighton mungkin tak mengubah posisi Liverpool sebagai juara, tetapi meninggalkan cerita menarik tentang dinamika tim yang sudah mengamankan gelar.
Momen yang Mengubah Segalanya

Di menit ke-54, umpan matang Cody Gakpo seharusnya menjadi hadiah sempurna untuk Salah. Dari jarak enam yard, bola yang mengarah tepat ke kakinya justru berakhir melebar dari gawang.
Slot mengaku sempat yakin peluang itu akan berbuah gol. Namun, sang pelatih memahami bahwa bahkan pemain sekelas Salah pun bisa melakukan kesalahan.
"Saat bola mengarah ke Mo, saya kira itu peluang besar. Namun, dia memang manusia," ujar Slot dengan nada menerima.
"Pemain seperti Mo tidak selalu mencetak gol di setiap laga, tapi biasanya dia akan langsung bangkit di pertandingan berikutnya," tambahnya meyakinkan.
Brighton yang Tak Mau Menyerah

Liverpool sempat memimpin dua kali lewat gol Elliott dan Szoboszlai, diselingi gol penyeimbang Ayari. Dominasi The Reds di babak pertama seolah menjanjikan kemenangan mudah.
Namun, kegagalan Salah mencetak gol ketiga menjadi momentum perubahan. Brighton bangkit melalui gol Mitoma dan Hinshelwood yang membalikkan keadaan.
Kaoru Mitoma memanfaatkan situasi untuk menyamakan kedudukan di menit ke-69, sebelum Jack Hinshelwood mencetak gol kemenangan lima menit jelang laga usai.
Liverpool yang mengistirahatkan Trent Alexander-Arnold juga mendapat sambutan tak ramah dari fans Brighton. Saat memasuki lapangan dengan guard of honour, sebagian penonton memberikan siulan sebagai bentuk penolakan.
Pelajaran Berharga untuk The Reds
Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Liverpool dalam lima laga terakhir. Meski sudah mengamankan gelar, performa tim menunjukkan tanda-tanda kelelahan.
Slot tampaknya mengambil hikmah dari kekalahan ini. Baginya, ini adalah pengingat bahwa bahkan tim terbaik pun tetap memiliki kelemahan.
"Kami sudah juara, tapi tetap harus belajar dari setiap pertandingan. Brighton memberi kami pelajaran berharga hari ini," ucap Slot.
"Tantangan sekarang adalah bagaimana bangkit lebih kuat musim depan," tegasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...





















