
Klopp terkenal dengan taktik gegen pressing-nya saat masih menukangi Borussia Dortmund. Gaya main tersebut laangsung diusungnya ketika ia datang ke Anfield pada Oktober lalu.
Sayangnya Jordan Henderson cs sedikit kesulitan menerapkan taktik tersebut. Performa Liverpool pun jadi tak stabil, dan banyak pula pemain yang fisiknya tak siap sehingga akhirnya cedera. Menurut Raymond, Klopp terlalu terburu-buru menerapkan gaya mainnya terlalu cepat di klub tersebut.
"Liverpool terbiasa bermain dengan taktik mengumpan dengan Brendan Rodgers. Ketika Anda menguasai bola, Anda menghabiskan lebih sedikit energi. Jadi gaya bermainnya sedikit tak ketat dan para pemain sudah beradaptasi dengan taktik tersebut," tutur eks staf pelatih timnas Wales ini pada Omnisport.
"Jika Anda mengimplementasikan taktik pressing yang ketat, tubuh para pemain butuh waktu untuk beradaptasi. Tapi jika Klopp sudah menganalisa situasinya ketika ia mulai bekerja di klub itu, ia akan menyadari bahwa mereka akan memainkan banyak sekali pertandingan di Eropa, lebih dari klub manapun. Ia mengimplementasikan taktik pressing yang lebih ketat di periode ketika para pemain justru hanya memiliki waktu sedikit untuk memulihkan fisik mereka. Apa yang Anda tuntut dari para pemain Anda adalah memulihkan diri dari kelelahan di waktu yang pendek. Anda tak perlu jadi (Albert) Einstein untuk mengetahui bahwa itu hal yang mustahil," terangnya. (omni/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 18 Juni 2026 19:30Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
-
Liga Inggris 18 Juni 2026 19:00Gagal Latih MU, Ole Gunnar Solskjaer Bakal Latih Klub EPL Ini?
-
Liga Spanyol 18 Juni 2026 18:19Resmi! Real Madrid Perkenalkan Ibrahima Konate Sebagai Rekrutan Baru
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 18 Juni 2026 21:01Bintang Timnas Pantai Gading Ini Masuk Daftar Pantau Manchester United
-
inggris 18 Juni 2026 19:30Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
-
inggris 18 Juni 2026 19:00Gagal Latih MU, Ole Gunnar Solskjaer Bakal Latih Klub EPL Ini?
-
inggris 17 Juni 2026 20:53Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 23:003 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap
-
Liputan6 18 Juni 2026 22:20Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Proyek CCTV Fiktif Rp 300 Miliar di BGN
-
Liputan6 18 Juni 2026 21:07BGN Bicara Nasib Motor Listrik yang Disegel Kejagung
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:31
BGN Bakal Coret Warga Mampu dari Penerima MBG
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:25Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























