
Nexify - Kai Havertz mungkin merupakan pemain baru Chelsea yang paling kesulitan menemukan ritmenya. Adaptasinya macet karena gangguan cedera dan serangan virus corona.
Sempat absen beberapa pekan, Havertz akhirnya bisa turun ke lapangan untuk duel Chelsea kontra Krasnodar kemarin. Sayangnya Chelsea hanya bermain imbang 1-1, meski tak mengubah status mereka sebagai juara Grup E Liga Champions 2020/21.
Havertz telah memberikan kontribusi 4 gol dan 4 assists pada 15 laga pertamanya untuk Chelsea di semua kompetisi. Namun, mulai ada keraguan soal kemampuan fisiknya, sebab Havertz dipandang tak sesuai harganya yang sangat mahal.
Untungnya, kali ini Havertz mendapatkan pembelaan dari mantan pemain Chelsea, Joe Cole. Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Tidak adil
Pertama-tama, Cole menegaskan bahwa kritik yang menyerang Havertz tidaklah adil. Bagaimanapun Havertz butuh waktu beradaptasi, segalanya baru baginya. Cole yakin betul pada bakat murni Havertz.
"Tidak, kritik itu tidak adil, sebab ketika Anda memasuki kultur berbeda, dengan rekan setim berbeda, gaya main berbeda, dan gaya latihan berbeda, itu bisa jadi hal sulit," kata Cole kepada BT Sport.
"Namun, bakatnya jelas tidak perlu diragukan. Dia sudah dianggap sebagai salah satu pemain muda terbaik di Eropa."
"Dia menghadapi kesulitan cedera, dia pun diserang virus corona yang membuatnya memulai dari awal, tapi menurut saya dia akan selalu berkembang jadi pemain top," imbuhnya.
Bakal semakin konsisten
Cole pun yakin Havertz hanya butuh waktu, bukan masalah besar. Dia pun tak mau membandingkan proses adaptasi Havertz dengan Timo Werner, sama-sama dari Bundesliga, tapi kondisinya berbeda.
"Kita sudah menyaksikan sekilas permainan itu dan seiring musim berjalan, dia akan semakin konsisten," lanjut Cole.
"Saya kira pun dia sedikit kesulitan melihat betapa baiknya adaptasi Werner. Dua pemain Jeman datang, tentu saling membantu, tapi Werner sudah beradaptasi."
"Mereka datang dari klub berbeda, lingkungan berbeda, dan tuntutan berbeda di sesi latihan. Adaptasi Werner lebih cepat, tapi Havertz akan tetap jadi pemain top, saya yakin itu," tandasnya.
Sumber: BT Sport
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:40Man of the Match Jerman vs Curacao: Kai Havertz
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:39Sidang Eks Bupati Pati Sudewo, Pendukung Datang dengan 17 Bus
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:35Cuaca Indonesia Hari Ini, BMKG: Mayoritas Bakal Hujan
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:05Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Hari Ini
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















