
Nexify - - Liverpool tengah menghadapi pekan berat di ujung musim ini. The Reds bakal menjamu Porto pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (10/4) dini hari WIB nanti, menjamu Chelsea pada akhir pekan (14/4), lalu melawat ke markas Porto untuk memainkan leg kedua (18/4).
Jadwal ini layak dikatakan sebagai jadwal pamungkas Liverpool, khususnya di Premier League. Jika berhasil mengalahkan Chelsea, peluang juara mereka kian besar, sebab empat lawan berikutnya terbilang lebih mudah.
Mengesampingkan kemungkinan lolos ke semifinal Liga Champions, empat laga terakhir Liverpool setelah mengalahkan Chelsea adalah tandang ke Cardiff (21/4), menjamu Huddersfield (27/4), bertamu ke Newcastle (5/5), serta menyambut Wolves (12/5).
Sebab itu, Chelsea terbilang sebagai ujian terbesar Liverpool untuk meraih gelar juara Premier League musim ini. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Masalah Lini Tengah
Melawan Chelsea, Liverpool harus tampil sebaik mungkin. Gary Neville yakin Jurgen Klopp harus memilih barisan gelandang yang tepat. Klopp tidak bisa mengambil risiko memainkan gelandang ofensif yang bisa merusak aliran permainan Liverpool.
Neville bicara soal kemenangan Liverpool atas Southamtpon (3-1) akhir pekan lalu. Kala itu, Klopp memainkan Naby Keita dalam peran ofensif, tetapi risikonya lini tengah dan pertahanan Liverpool jadi mudah dilewati.
"Jika pertahanan mereka terlalu mudah dibuka, itu bakal jadi masalah saat melawan tim seperti Chelsea. Dalam hal berlari mundur dari lini tengah, saya merasa ada masalah di Liverpool," kata Neville kepada Sky Sports.
Solusi Melawan Chelsea?
Menemukan keseimbangan yang tepat bakal jadi tugas utama Liverpool saat melawan Chelsea. Kal ini giliran Jamie Carragher yang membagikan pendapatnya. Merasa Klopp sebaiknya memainkan trio gelandang Liverpool dari musim lalu (Henderson-Milner-Wijnaldum).
"Saya akan menepikan Keita saat melawan Chelsea dan memainkan Henderson. Fabinho bisa bermain sebagai holding midfielder, tetapi saya akan memainkan Henderson lebih maju," tegas Carragher.
"Lini tengah ini mungkin tidak terlalu kreatif, tetapi melawan Chelsea, cara meraih kemenangan adalah - seperti yang dikatakan Klopp - dengan memberikan tekanan, dengan mengejar mereka dan mendekati Jorginho. Itulah yang bisa dilakukan Jordan Henderson," tandas dia.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juli 2026 16:00Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
-
inggris 11 Juli 2026 22:12Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
-
inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 05:27Pemerintah Targetkan Masalah Gunungan Sampah Beres 2028
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























