
Nexify - Tidak bisa dimungkiri kalau Manchester United punya masalah yang membuatnya kerap gagal mendulang kemenangan. Sang kapten, Harry Maguire, mengaku telah menemukan biang dari masalah tersebut.
Performa Manchester United terlihat mengalami pasang surut. Terkadang, klub berjuluk the Red Devils tersebut bisa meraih kemenangan penting dari klub besar seperti Manchester City beserta Tottenham.
Namun lucunya, skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut malah cukup sering kalah dalam laga yang di atas kertas bisa mereka menangkan. Salah satunya adalah kala klub berjuluk the Red Devils tersebut bertemu dengan Burnley.
Karena serangkaian hasil buruk, Manchester United pun jadi semakin jauh dari posisi empat besar. Mereka sekarang tengah duduk di peringkat ke-8 dalam klasemen sementara dengan koleksi 35 poin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Masalah Manchester United
Dari segi pertahanan, Manchester United tidak bisa dikatakan buruk. Mereka baru kebobolan 29 gol sejauh ini, tidak lebih buruk dari Manchester City yang sekarang menempati peringkat dua atau Chelsea selaku penghuni posisi empat.
Namun tidak bisa dimungkiri kalau pertahanan juga bertanggung jawab atas performa the Red Devils yang naik turun. Maguire, yang diangkat sebagai kapten MU belum lama ini, mengaku sudah menemukan biang masalahnya.
"Kami buruk dalam permainan bola mati dengan pertahanan kami, dan kami memiliki kebobolan beberapa gol hebat dari luar kotak penalti," ujar Maguire dalam situs resmi klub.
"Namun kami belum pernah mendapati pertandingan di mana David [De Gea] harus membuat lima atau enam penyelamatan, terlepas dari mungkin leg kedua Carabao Cup melawan City, saat David bermain dengan brilian," lanjutnya.
Mulai Padu dengan Lindelof
Maguire sendiri diduetkan dengan Victor Lindelof di jantung pertahanan Manchester United. Dan kendati baru bermain bersama satu musim ini, namun ia merasa telah menciptakan perpaduan yang hebat bersama bek asal Swedia tersebut.
"Rasanya brilian [bermain dengan Lindelof]. Kami menjalani musim yang bagus bersama. Saat anda membentuk kerja sama, itu membutuhkan waktu. Saya belajar dari permainannya dan dia mempelajari saya, saya pikir kami semakin membaik," tambahnya.
"Kami mencatatkan banyak clean sheet ketimbang di awal musim dan tidak pernah menjadi tim yang kebobolan banyak peluang," pungkasnya.
(Manchester Evening News)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 15:48Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Ronaldo usai Prancis Bungkam Swedia
BERITA LAINNYA
-
inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
-
inggris 29 Juni 2026 21:48Manchester United Belum Siap Bersaing Meraih Gelar Juara Liga Inggris
-
inggris 29 Juni 2026 17:13Update Kondisi Terkini Matthijs De Ligt: Kapan Bisa Comeback di MU?
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 16:05Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Besok, Bisa Ditonton Live
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:50Momen Prabowo Lihat Teknologi Buatan Lokal di Pameran Bhayangkara
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:47Ledakan Besar Pabrik di Semarang, Getarannya Seperti Gempa
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:25Ledakan di Kawasan Industri Semarang, 1 Orang Tewas
-
Liputan6 1 Juli 2026 14:55Ini Tarif Transjakarta Tanpa Subsidi Pemprov DKI
-
Liputan6 1 Juli 2026 14:50Pemprov DKI Tanggung Subsidi Rp 9.000 Tiap Penumpang TransJakarta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























