
Nexify - Legenda Manchester United, Patrice Evra, mengenang kembali performa luar biasa Anderson saat berduel melawan ikon Liverpool, Steven Gerrard. Gelandang asal Brasil tersebut sukses mencuri perhatian publik Old Trafford lewat aksi impresifnya pada laga debut penuh tensi tahun 2007 silam.
Momen bersejarah itu menjadi pembuktian kualitas Anderson di panggung tertinggi kompetisi Liga Inggris. Ia berhasil meredam agresivitas kapten legendaris The Reds dalam pertandingan penuh rivalitas di Inggris.
Evra mengakui bahwa publik sering kali bersikap terlalu keras dalam menilai karier sang pemain. Padahal, Anderson sempat digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda terbaik yang pernah dimiliki Brasil.
Cedera parah menjadi faktor utama yang menghambat sang gelandang untuk mencapai potensi maksimalnya. Namun, memori tentang ketangguhannya di lini tengah tetap abadi dalam benak rekan setimnya.
Berikut adalah kilas balik perjalanan Anderson dan alasan mengapa ia begitu dihormati oleh para penggawa Setan Merah.
Pernyataan Tegas di Tengah Kepungan Rival
Manchester United mendatangkan Anderson dari FC Porto dengan nilai transfer mencapai 26 juta poundsterling. Ia bergabung dalam gerbong pemain bintang bersama Nani dan juga Owen Hargreaves.
Meski performanya dianggap naik-turun, Anderson berhasil mencatatkan total 181 penampilan bagi raksasa Manchester tersebut. Puncak pembuktiannya terjadi saat ia harus berhadapan langsung dengan sosok Steven Gerrard di lapangan.
"Pertama kali dia bermain melawan Gerrard, saya ingat saat itulah fans United sangat menghormatinya," kenang Patrice Evra melalui kanal YouTube Shoot for Love.
Evra menegaskan bahwa performa pada Desember 2007 itu adalah titik balik bagi karier Anderson. Sang pemain berhasil mengubah pandangan skeptis para pendukung melalui keberanian dan juga teknik tinggi.
Bakat Luar Biasa yang Terhambat Cedera
Patrice Evra secara terang-terangan membela mantan rekan setimnya tersebut dari berbagai kritik tajam selama ini. Ia melihat langsung bagaimana Anderson bekerja keras untuk memberikan kontribusi terbaik di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.
Teknik olah bola yang dimiliki Anderson dinilai sangat istimewa bagi pemain seusianya kala itu. Namun, nasib buruk berupa cedera serius datang menghampiri dan mengubah jalannya sejarah sang pemain di Old Trafford.
"Pemain yang luar biasa. Teknik yang menakjubkan," puji Evra dengan nada yang sangat emosional.
Menurut pria berusia 44 tahun itu, banyak orang tidak melihat betapa hebatnya Anderson sebelum cedera merenggut kelincahannya. Ia tetap menganggap Anderson sebagai salah satu bakat muda Brasil yang paling bersinar di eranya.
"Saya pikir orang-orang sudah bersikap keras kepadanya, tetapi saat dia masih muda, sebelum mengalami cedera parah, dia adalah salah satu pemain muda Brasil terbaik," tegas Evra memberikan pembelaan.
Gelar Juara dan Akhir Perjalanan di Teater Impian
Walaupun sering disebut tidak konsisten, koleksi trofi Anderson bersama Manchester United justru berbicara sangat lantang. Ia sukses mengangkat empat gelar Premier League dan satu trofi bergengsi Liga Champions selama di Inggris.
Anderson juga turut membantu klub meraih kemenangan di ajang League Cup sebelum akhirnya hengkang. Ia memutuskan kembali ke tanah kelahirannya untuk bergabung dengan Internacional pada musim panas tahun 2015.
Total delapan gol dan 20 assist menjadi catatan statistik selama pengabdiannya di Manchester. Kini, Anderson telah gantung sepatu setelah menutup karier profesionalnya di klub Turki, Adana Demirspor.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 19:15Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:40Hasil Temuan Kejagung soal Mark Up Motor Listrik BGN
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:16Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:51Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















