
Nexify - Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, membeberkan kekagumannya terhadap kapten Barcelona, Lionel Messi. Rasa kagum Ferdinand memuncak usai duel final Liga Champions 2011 di Wembley Stadium.
Pertandingan itu seharusnya jadi milik MU. Mereka bermain di Wembley, stadion yang akrab dengan tim-tim Inggris. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.
Barca tampil begitu tangguh di babak kedua. Skor sempat berimbang 1-1 di babak pertama, tapi Barca punya Lionel Messi yang mengubah segalanya di babak kedua.
Apa kata Ferdinand tentang laga ini dan Messi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pelajaran dari Barca
Messi tampil luar biasa, seakan-akan menguliahi pemain MU tentang bagaimana bermain sepak bola yang baik. Padahal skuad MU diisi pemain-pemain senior yang kenyang pengalaman, tapi mereka takluk menyaksikan sepak bola indah yang diusung Barcelona dan Guardiola.
"Barcelona, mereka memberi kami pelajaran berharga di Wembley," kata Ferdinand dikutip dari Copa90 via Marca.
"Saya berdiri di sana, menyaksikan mereka mengangkat trofi. Saya, Giggsy, dan Scholesy berdiri bersama sambil tangan kami menutupi mulut dan berkata: 'saya merasa malu, kawan'."
"Dia [Messi] melakukan apa yang dia mau," imbuhnya.
Messi Pembunuh
Lebih lanjut, Ferdinand pun mencoba menjelaskan perbedaan Messi dengan pemain-pemain hebat lainnya. Messi pemain top yang bisa menyuguhkan permainan indah, dan dia bisa menyempurnakannya dengan gol-gol untuk membantu tim.
"Messi adalah pembunuh. Memang ada Ronaldinho yang luar biasa, penyihir yang bermain begitu bebas," lanjut Ferdinand.
"Namun, Messi bisa melakukan semua itu dan masih ditambah gol atau assist," tutupnya.
Messi boleh jadi pemain luar biasa, tapi sejak mengalahkan MU di final 2011 itu, dia baru satu kali lagi mengangkat trofi LIga Champions: final 2015 kontra Juventus.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Nomor Punggung Keramat Raksasa Eropa dan Pemain yang Menjadi Korbannya
- 5 Pertandingan Terbaik Manchester United di Panggung Liga Champions (Bagian I)
- Legenda Manchester United Komentari Performa Odion Ighalo, Sudah Cukup atau Kurang?
- Manchester United Pernah Mendekati Sancho di Tahun 2017, Mengapa Gagal?
- MU Mundur, Tottenham Langsung Pangkas Harga Harry Kane 50 Persen
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Juli 2026 15:00Fernandes Ketikung, MU Alihkan Fokus ke Wonderkid Maroko Ini?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 02:20Man of the Match Kanada vs Maroko: Azzedine Ounahi
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 01:12Link Streaming Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 21:08Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia 7 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 4 Juli 2026 15:00Fernandes Ketikung, MU Alihkan Fokus ke Wonderkid Maroko Ini?
SOROT
-
Liputan6 4 Juli 2026 17:50Pemotor Mengaku TNI Lawan Arah di Depok Ternyata Karyawan Marketing
-
Liputan6 4 Juli 2026 17:26Pulang Pelantikan Konvoi Geber Motor, Pesilat di Lampung Dikeroyok
-
Liputan6 4 Juli 2026 16:13KPK Soroti Regenerasi Korupsi di Langkat, Dua Kali Bupati Ditangkap
-
Liputan6 4 Juli 2026 16:02DPR Dorong Perubahan UU Pilkada Usai Marak OTT Kepala Daerah
-
Liputan6 4 Juli 2026 15:47Drone Thermal Dikerahkan Bantu Deteksi Api di TPA Jatiwaringin
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























