
Nexify - Jadwal padat musim 2020/21 menjadi masalah buat banyak pemain, kecuali Mohamed Salah. Bintang Liverpool tersebut mengatakan bahwa dirinya ingin memainkan setiap menit yang tersedia dalam sebuah pertandingan.
Pandemi Covid-19 yang melanda sejumlah negara membuat sejumlah kompetisi tertunda untuk sementara. Bahkan tidak sedikit liga yang memutuskan untuk mengakhiri 2020/21 secara prematur, seperti Ligue 1 dan Eredivisie.
Dampaknya tidak hanya terasa pada kompetisi saja. Sejumlah klub mengalami krisis finansial hingga tatatan musim sepak bola pun terganggu. Akibatnya, jadwal musim 2019/20 lalu menjadi molor.
Industri sepak bola sedang berusaha mengembalikan tatanan itu seperti semula. Banyak yang dikorbankan demi mencapai tatatan yang ideal, salah satunya adalah dengan meniadakan masa pra-musim.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mo Salah tak Kenal Lelah
Jadwal pertandingan pasca lockdown sudah cukup padat, dan pemain nyaris tidak mendapatkan kesempatan beristirahat. Sialnya, mereka harus kembali memulai musim 2020/21 tanpa jeda yang cukup untuk sekadar bernafas.
Penjadwalan di musim 2020/21 pun nyaris tak ada bedanya. Dalam rentang waktu sepekan, klub bisa bermain sebanyak tiga kali di berbagai kompetisi. Buat beberapa pemain, hal ini merupakan masalah besar.
Namun tidak demikian dengan Mohamed Salah. Penyerang berkebangsaan Mesir tersebut ingin memainkan setiap laga yang bisa dilakoni, selama itu kemauan dari sang pelatih.
"Saya ingin memainkan setiap menit dan setiap pertandingan. Saya mau bermain 95 menit, bukan 90! Tapi saya menghormati keputusan dari pelatih," ucapnya kepada beIN Sports.
Situasi Berubah karena Covid-19
Bukan cuma jadwal, pandemi Covid-19 juga membuat laga tidak bisa disaksikan secara langsung di lapangan. Kebijakan kompetisi mengungkapkan kalau fans dari kedua tim yang bertanding tidak diperkenankan hadir di stadion.
Absennya fans ternyata cukup berpengaruh, terutama pada moral tim. Alhasil, skor yang tidak diduga-duga bisa terjadi dan Mo Salah percaya kalau itu dengan suksesnya mengubah tatanan persaingan dalam sebuah kompetisi.
"Situasinya benar-benar berbeda dikarenakan virus Corona, karena setiap tim kini memiliki kesempatan yang sama untuk menang sebab absennya fans," tambahnya.
"Masih terlalu dini untuk memprediksi pemenang Premier League musim ini. Jarak semua klub berdekatan, namun saya berharap kami bisa memenangkannya lagi," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- 'Jurgen Klopp Tidak Handal dalam Psy-War? Masa?'
- Liverpool vs Manchester United: Peran Penting di Tangan Thiago Alcantara
- Ingin Kalahkan Manchester United, Ini yang Harus Dilakukan Liverpool
- Ini yang Harus Dilakukan Manchester United untuk Kalahkan Liverpool
- Joel Matip Kembali Berlatih Bersama Liverpool, Bakal Main Lawan MU?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
-
inggris 31 Juli 2026 16:08Rekap Transfer Resmi Premier League 2026/2027
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 23:55KPK Soal Pemanggilan Raja Juli: Bukan Soal Berani atau Tidak
-
Liputan6 31 Juli 2026 23:30Viral Ompreng MBG Diangkut Pikap Terbuka, Ini Penjelasan SPPG
-
Liputan6 31 Juli 2026 22:10Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Perantau di Morowali
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:49Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Melekat
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:045 Saksi Mangkir Pemeriksaan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya



















