
Nexify - Sayang sekali kalau sudah sampai Inggris tapi tidak ke London, kota terbesar di Britania Raya. Saya pun menyempatkan pergi ke London, setelah melihat latihan terakhir Garuda Select sebelum bertanding melawan Preston North End U-18, Senin (24/2/2020).
Mumpung latihan Garuda Select di Aspray Arena, Willenhall, Walsall, siang sudah selesai, saya langsung bergegas ke Stasiun Birmingham New Street. Sesuai jadwal kereta berangkat pukul 14.10 waktu setempat.
Harga tiket Birmingham-London sebanyak 21 pound sterling atau sekitar Rp 375 ribu. Itu untuk perjalanan pergi dan pulang (PP). Harga tiket tersebut lebih murah dibandingkan dari Birmingham ke Liverpool kemarin.
Tiket Birmingham - London (c) Nexify/Fitri Apriani
Sepanjang perjalanan, pemandangan yang disuguhkan di dalam kereta nyaris tidak berbeda saat pergi ke Liverpool. Deretan rumah, industri, dan hutan menemani perjalanan di kereta.
Sekitar 2 jam di dalam kereta, terdengar pengumuman kalau sebentar lagi masuk Stasiun London Euston. Waktu menunjukkan pukul 16.21 waktu setempat. Masih belum terlalu gelap.
Saya dan rekan-rekan media dari Indonesia sengaja turun di Stasiun London Euston karena dekat dengan Stadion Emirates. Markas Arsenal FC.
Penampakan Emirates Stadium dari Luar (c) Nexify/Fitri Apriani
Jarak stasiun ke stadion sekitar 2,9 mil. Jadi kami memilih naik taksi untuk menghemat waktu. Perjalanan di taksi hanya 15 menit. Biayanya 14 pound sterling atau sekitar Rp 255 ribu.
Tiba di Stadion Emirates, saya berkeliling untuk melihat-lihat. Di sana banyak sekali patung legenda klub. Oya, kompleks Stadion Emirates ini terbagi menjadi dua tingkat. Atas untuk stadion, bawah untuk megastore. Di sana juga ada museum klub.
Patung Thierry Henry yang berada di luar Emirates Stadium (c) Nexify/Fitri Apriani
Puas berkeliling di Stadion Emirates yang ikonik, saya beranjak ke pusat kota. Ingin melihat London Bridge yang juga ikonik. Jembatan yang bisa buka dan tutup, kalau ada kapal lewat.
Sebetulnya ingin pergi ke Stadion Stamford Bridge, atau Stadion Tottenham Hotspur yang baru. Namun mengingat waktu yang terbatas, rencana itu tidak bisa terwujud.
Penampakan Megastore Arsenal (c) Nexify/Fitri Apriani
Tiba di London Bridge hari sudah gelap. Tidak terlalu lama di sana, saya memutuskan kembali ke Birmingham karena jadwal kereta tidak bisa di kompromi. Walaupun begitu, hati sudah puas karena bisa pergi ke London, sehingga datang ke Inggris terasa sudah lengkap.
(Nexify/Fitri Apriani)
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:40Man of the Match Jerman vs Curacao: Kai Havertz
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:38Link Streaming Pantai Gading vs Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 01:58Hasil Jerman vs Curacao: Die Mannschaft Pesta Gol, Menang Telak 7-1!
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















