
Nexify - Manchester United sekarang seakan-akan punya dua wajah berbeda. Mereka masih belum stabil di Premier League, tapi bisa tampil cukup baik di ajang Carabao Cup. MU seakan-akan lebih cocok dengan format turnamen.
Pandangan di atas disampaikan oleh analis Sky Sports, James Cooper. Menurutnya, kekalahan dari Bournemouth akhir pekan lalu sudah cukup menjelaskan kualitas MU sekarang. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer masih belum stabil.
Skuad MU benar sudah berusaha, berjuang keras, tapi tidak ada identitas jelas tenang apa yang ingin diperbuat tim, strategi yang coba diterapkan pun abu-abu.
Pemain-pemain terbaik MU tidak bisa tampil konsisten. Nama-nama seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial bisa tampil luar biasa pada satu pertandingan, tapi langsung merosot pada pertandingan berikutnya.
Sebab itu, MU yang sekarang dinilai masih belum mampu bersaing di kompetisi panjang seperti liga. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Lebih Cocok Turnamen?
Menurut Cooper, mungkin pemain-pemain MU lebih cocok bermain dalam format turnamen. Dengan demikian, performa apik pada satu pertandingan sudah cukup membantu tim melewati rintangan.
Terbukti, performa paling memuaskan MU musim lalu datang dalam turnamen. Ada kemenangan di Turin dan Paris pada ajang Liga Champions, juga mengalahkan Arsenal dan Chelsea di FA Cup.
Melihat fakta-fakta tersebut, sepertinya Solskjaer harus mulai memprioritaskan kompetisi musim ini. MU memang harus berjuang sebaik mungkin di Premier League, tapi sepertinya tak keliru jika mereka fokus ke Liga Europa.
Liga Europa
MU harus segera kembali ke Liga Champions musim depan dan ada dua cara mewujudkannya. Pertama, mereka bisa berjuang menembus empat besar Premier League, yang jelas sulit. Kedua, MU bisa mencoba menjuarai Liga Europa.
Jika pemain-pemain MU memang tampil lebih baik pada turnamen, Liga Europa jelas bakal jadi panggung sempurna. MU memang belum benar-benar melaju di Liga Europa, hanya mencetak dua gol, tapi mereka pun masih belum kebobolan.
Juga, MU tidak pernah kalah dalam 10 pertandingan kandang terakhir di Liga Europa. Mereka tengah menjaga laju 14 pertandingan beruntun tanpa kekalahan.
Alhasil, bukan tidak mungkin MU versi Liga Europa bakal lebih kuat daripada MU versi Premier League.
Sumber: Sky Sports
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 03:41Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:40Man of the Match Jerman vs Curacao: Kai Havertz
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:38Link Streaming Pantai Gading vs Ekuador di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















