
Nexify - Chelsea akhirnya mampu bangkit dari kekecewaan usai final piala domestik dengan menundukkan Tottenham Hotspur dalam Derby London, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB. Bermain di Stamford Bridge, The Blues mengamankan kemenangan penting lewat perjuangan yang menguras tenaga.
Laga ini digelar hanya tiga hari setelah Chelsea tampil di final FA Cup di Wembley. Jadwal padat membuat tim tuan rumah harus segera mengalihkan fokus kembali ke Premier League dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.
Kelelahan mulai terlihat jelas saat pertandingan memasuki babak kedua. Namun, dukungan penuh dari publik Stamford Bridge memberi tambahan energi bagi para pemain untuk terus bertahan menghadapi tekanan Tottenham.
Chelsea lebih dulu unggul lewat gol Enzo Fernandez dan Andrey Santos. Tottenham sempat memperkecil ketertinggalan jelang akhir laga, tetapi pertahanan tuan rumah tetap solid hingga peluit panjang berbunyi.
Suntikan Adrenalin Suporter Mengatasi Kelelahan Fisik

Padatnya jadwal setelah final melawan Manchester City sangat memengaruhi kondisi fisik para pemain Chelsea. Beban pertandingan membuat intensitas permainan mereka beberapa kali menurun, terutama di paruh kedua.
Situasi itu berbeda dengan Tottenham yang datang dengan waktu istirahat lebih panjang. Meski begitu, atmosfer stadion membantu Chelsea menjaga semangat dan bertahan di tengah kelelahan.
"Saya pikir atmosfernya sangat luar biasa malam ini. Saya pikir Anda bisa merasakan energinya," ujar Calum McFarlane.
"Saya pikir atmosfer di Wembley juga luar biasa, dan saya pikir itu selalu membantu tim ketika kami mendapatkan energi positif dan itu mendorong kami untuk berbuat lebih banyak. Ada pemain di luar sana malam ini yang sangat kelelahan, tetapi penonton, antusiasme, dan dorongan dari penonton, memacu mereka untuk terus berjuang sedikit lebih keras, dan saya pikir itu sangat jelas terlihat malam ini," lanjut pelatih interim Chelsea tersebut.
Evaluasi Performa dan Dominasi Babak Pertama

Chelsea tampil lebih efektif pada babak pertama. Permainan cepat dan distribusi bola yang rapi membuat mereka pantas unggul dua gol sebelum turun minum.
Meski demikian, intensitas permainan mulai menurun setelah jeda. Tottenham perlahan mengambil alih tekanan karena memiliki kondisi fisik yang lebih segar dibanding tim tuan rumah.
"Sangat bagus bisa meraih kemenangan. Sudah jelas sejak menit pertama bahwa kami terkadang tidak memiliki energi dan intensitas yang kami butuhkan, kami hanya memilikinya dalam beberapa momen saja," tambahnya.
"Saya pikir kami memainkan beberapa hal yang sangat bagus di babak pertama, mengira kami pantas mendapatkan keunggulan dua gol ketika kami mendapatkannya, dan kemudian itu adalah saat Spurs jelas menunjukkan lebih banyak energi," lanjutnya.
Ketahanan Lini Belakang The Blues

Chelsea juga harus menghadapi tekanan mental setelah kekalahan di final piala domestik. Perubahan fokus yang cepat menuju laga derby menjadi ujian besar bagi konsentrasi dan mentalitas tim.
Ketika Tottenham meningkatkan serangan di menit-menit akhir, lini belakang Chelsea dipaksa bekerja lebih keras. Disiplin bertahan dan kerja kolektif akhirnya menjadi penentu kemenangan penting tersebut.
"Pertandingan ini akan selalu berjalan sulit dengan waktu pemulihan yang singkat dari final cup, dengan beban fisik dan psikologis yang dibebankan kepada kami, kami tahu itu akan terjadi," jelas Calum McFarlane.
"Kami hanya perlu bertahan untuk mengamankan hasil, seperti yang saya rasa telah kami lakukan dengan baik di akhir laga," tutup manajer interim Chelsea itu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:15MU Gigit Jari, Pemain Incarannya Ditikung Klub Arab Saudi
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
-
inggris 27 Juli 2026 17:15MU Gigit Jari, Pemain Incarannya Ditikung Klub Arab Saudi
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























