
Nexify - Harapan Tottenham kepada Antonio Conte untuk menghadirkan trofi sepertinya ketinggian. Selama 16 bulan Conte di Tottenham, tidak ada pencapaian yang bisa dibanggakan.
Conte direkrut oleh Tottenham pada November 2021 menggantikan Nuno Espirito Santo. Conte memulai debutnya dengan menang 3-2 atas Vitesse pada fase grup UEFA Europa Conference League. Namun, ia gagal membawa Tottenham lolos grup.
Tottenham yang memberinya kontrak berdurasi hingga akhir musim 2022/2023 memilih bersabar. Mereka berharap Conte bisa menghadirkan trofi yang sudah lama dinantikan sejak 2008.
Namun hingga Maret 2023, atau beberapa bulan sebelum kontrak resminya berakhir, Conte justru dipecat. Tottenham bukan sekadar jengah dengan hasil-hasil buruk, tetapi murka dengan sikap blak-blakan Conte di media.
Terlepas dari nol trofi yang dihasilkannya. Bagaimana rekam jejak Antonio Conte di Tottenham selama 16 bulan?
Rata-rata Poin Tertinggi Kedua
Tottenham sudah 56 kali bermain di Liga Inggris selama di bawah asuhan Conte. Pelatih asal Italia ini tercatat memiliki rata-rata poin tertinggi kedua.
Catatan itu diproduksi oleh Opta dengan memfilter minimal seorang pelatih Tottenham telah memainkan 38 pertandingan di Liga Inggris.
Conte memiliki rata-rata poin mencapai 1,88 per pertandingan. Jumlah ini hanya berselisih tipis dari Mauricio Pochettino dengan rata-rata 1,89 poin.
Jose Mourinho yang punya durasi melatih Tottenham kurang lebih sama dengan Conte hanya memiliki 1,64.
1.88 - Tottenham averaged 1.88 points per game in the Premier League under Antonio Conte (P56 W32 D9 L15), the second highest figure for any Spurs manager (min. 38 games in charge):
— OptaJoe (@OptaJoe)
1.89 - Pochettino
1.88 - Conte
1.83 - Villas-Boas
1.74 - Redknapp
1.64 - Mourinho
Arrivederci. pic.twitter.com/hzUKWd63XR
Persentasse Kemenangan
Walaupun punya rata-rata poin tertinggi kedua di Liga Inggris, persentase kemenangan Conte di seluruh kompetisi terbilang sangat rendah. Ia hanya mencatatkan total 53,9 persen dari total 76 laga yang sudah dijalani.
Menurut catatan BBC, persentase tersebut paling rendah dibandingkan saat dia melatih tiga tim terakhir, Inter Milan, Chelsea, dan Juventus.
Persentase tertinggi saat Conte menukangi Juventus dengan 67,5%, disusul Chelsea dengan 65,1%, kemudian Inter Milan dengan 62,7%.
Persentase kemenangan Antonio Conte di empat klub terakhir. (c) BBC
Persentase kemenangan Antonio Conte di empat klub terakhir. (c) BBC
Pencapaian di Musim Pertama
Selain bisa berjuang mendapatkan trofi di Liga Inggris, Conte juga punya sejumlah kompetisi lain yang bisa dijajal untuk jadi juara.
Hasil terbaik Conte selama menukangi Tottenham adalah semifinal Carabao Cup 2022 di musim pertamanya. Tottenham disingkirkan Chelsea setelah kalah agregat 0-3.
Di musim perdananya, Conte juga gagal membawa Tottenham lolos fase grup UEFA Europa Conference League 2021/2022. Tottenham juga tersingkir dari putaran kelima FA Cup 2022 setelah kandas 0-1 dari Middlesbrough.
Pencapaian di Musim kedua
Conte memulai tahun keduanya di Tottenham dengan baik. Tottenham lolos ke Liga Champions 2022/2023.
Namun, perjalanan Tottenham hanya sampai babak 16 besar. Tottenham dikalahkan AC Milan dengan agregat 0-1.
Penurunan prestasi justru terjadi di Carabao Cup 2023. Jika sebelumnya mencapai semifinal, Tottenham hanya bertahan hingga putaran ketiga karena kalah 0-2 dari Nottingham Forest.
Sementara di FA Cup 2023 tidak ada perubahan. Tottenham lagi-lagi tersingkir di putaran kelima, setelah kalah 0-1 dari Sheffield United.
Sumber: Opta, BBC
Klasemen Premier League 2022/2023
Bacaan Terkait:
- 4 Manajer Premier League yang Berpotensi Dipecat Setelah Antonio Conte
- 4 Anak Emas Antonio Conte Selama Melatih Tottenham di Musim 2022/2023
- Pemecatan Antonio Conte adalah Sebuah Ironi untuk Tottenham
- Fakta dan Statistik Pralaga Premier League 2022/2023 Pekan Ini
- 4 Pelatih Top Dunia Bernasib Ngenes di Premier League: Terbaru Ada Antonio Conte
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 15 Juni 2026 11:22Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 11:16Polisi Wanti-Wanti Demonstran Tak Masuk Jalur Presiden Jerman
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:39Sidang Eks Bupati Pati Sudewo, Pendukung Datang dengan 17 Bus
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:35Cuaca Indonesia Hari Ini, BMKG: Mayoritas Bakal Hujan
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:05Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Hari Ini
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























