
Nexify - Manchester City membidik sebuah pencapaian langka di ajang FA Cup saat menjamu Liverpool malam ini. Pelatih Josep Guardiola ingin memastikan timnya kembali melangkah jauh, dengan target menembus semifinal untuk kedelapan kalinya secara beruntun.
Rekor tersebut bukan sekadar angka, melainkan cerminan kestabilan performa The Citizens di bawah arahan pelatih asal Spanyol itu. Belum lama ini, mereka juga sukses mengangkat trofi Carabao Cup usai menundukkan Arsenal di partai puncak.
Kini perhatian sepenuhnya tertuju pada FA Cup, kompetisi tertua yang sarat sejarah. Bermain di Etihad Stadium, Sabtu (4/4/2026) malam WIB, laga ini menjadi tantangan serius bagi ambisi besar Guardiola.
Jika mampu melewati Liverpool, Man City berpeluang mencatatkan sejarah baru di sepak bola Inggris. Target meraih trofi kedua musim ini menjadi bahan bakar semangat skuad Manchester Biru.
Ambisi Pecahkan Rekor Langka

Manchester City berada di ambang torehan bersejarah dalam dunia sepak bola Inggris. Pep Guardiola menargetkan timnya kembali tampil di Wembley pada babak semifinal FA Cup.
Sejauh ini, hanya Clapham Rovers yang pernah mencatatkan rekor serupa pada era 1870-an. Kini City mengincar pencapaian delapan semifinal berturut-turut, sesuatu yang belum pernah terjadi di era modern.
"Besok kami punya kesempatan untuk mencatat sesuatu yang spesial dengan mencapai delapan semifinal secara beruntun," ujar Pep Guardiola.
"Ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan FA Cup adalah kompetisi yang sangat berarti bagi kami," tambahnya.
Ujian Berat Kontra Liverpool
Duel melawan Liverpool di perempat final dipastikan berlangsung ketat. Liverpool dikenal sebagai lawan yang kerap menyulitkan dan selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi taktik Guardiola.
Keberhasilan mengalahkan Arsenal di final Carabao Cup menjadi suntikan kepercayaan diri bagi para pemain. Meski begitu, fokus kini sepenuhnya tertuju pada laga melawan salah satu tim terbaik di Eropa.
"Ini pertandingan menghadapi lawan yang istimewa bagi kami, dan kami berharap dukungan penuh dari para fans," kata Guardiola.
"Kami ingin merayakan gelar yang sudah diraih sekaligus memastikan langkah ke semifinal," lanjutnya.
Konsistensi Tanpa Batas Guardiola
Dalam satu dekade terakhir, Guardiola hanya sekali gagal membawa timnya melewati babak perempat final. Konsistensi tersebut menjadi ciri khas Manchester City selama periode kepemimpinannya.
Dominasi mereka tak hanya terlihat di liga, tetapi juga di berbagai kompetisi piala yang penuh kejutan. City terbiasa menghadapi tekanan tinggi dalam sistem gugur yang tidak memberi ruang kesalahan.
"Sejak memenangkan Premier League pertama kami, tim ini telah meraih enam gelar liga, lima Carabao Cup, dan tampil di tujuh semifinal," ujar Guardiola.
"Statistik itu mencerminkan identitas klub yang selalu menjaga konsistensi di setiap musim," tambahnya.
Kebanggaan Atas Mentalitas Tim
Guardiola mengaku bangga dengan sikap para pemainnya yang jarang lengah, bahkan saat menghadapi tim yang secara kualitas berada di bawah. Mereka tetap tampil serius dalam setiap pertandingan.
Kemampuan menjaga performa di level tertinggi dari musim ke musim bukan hal yang mudah. Mentalitas juara itulah yang membuat City terus haus akan trofi.
"Dalam kompetisi piala, Anda bisa saja mengalami hari buruk, bahkan saat tidak melawan tim besar," kata Guardiola.
"Namun itu jarang terjadi pada kami, dan bisa mencapai semifinal kedelapan tentu merupakan pencapaian yang sangat baik," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























