
Nexify - Laga besar tersaji pada Minggu (21/09) di Etihad Stadium. Dua favorit juara Premier League; Manchester City dan Chelsea bertarung dalam matchday kelima.
Chelsea yang tampil defensif bisa unggul lebih dulu. Serangan balik cepat Chelsea sukses diselesaikan oleh Andre Schurrle pada menit ke-71. Drama terjadi ketika Frank Lampard sukses menyamakan kedudukan dengan mencetak gol ke gawang Chelsea, bekas klubnya.
Seperti musim lalu, Chelsea memilih tampil bertahan untuk menghadapi agresivitas Manchester City. Pengalaman Jose Mourinho dalam meracik pertahanan yang bagus kembali ditunjukkan dalam laga ini.
City sudah mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Tim racikan Manuel Pellegrini itu sudah unggul penguasaan bola sejak menit awal dan nampak sabar membangun serangan dari kaki ke kaki.
Sementara itu, Chelsea lebih banyak menunggu diserang dengan sesekali melepas serangan balik cepat. Meski intensitasnya kecil, namun serangan balik Chelsea dibangun dengan skema yang terencana dan kecepatan tinggi.
Pertandingan pun berjalan cenderung searah. City lebih sering menguasai bola namun tidak bisa menemukan celah dalam pertahanan Chelsea yang sangat disiplin. Sebaliknya, pertahanan City juga sigap mengantisipasi setiap upaya serangan balik Chelsea.
Laga ini pun berjalan panas dengan lima kartu kuning dikeluarkan wasit Mike Dean pada babak pertama saja. Namun sayangnya tidak ada gol yang tercipta hingga 45 menit pertama selesai.
Situasi tak banyak berubah memasuki babak kedua. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah dengan City unggul dalam penguasaan bola.
Tempo pertandingan justru naik drastis setelah Pablo Zabaleta diusir wasit lantaran mendapat kartu kuning kedua. Chelsea jadi lebih aktif menyerang sementara City juga tak mau bertahan saja.
Chelsea akhirnya memecah kebuntuan lewat Andre Schurrle pada menit ke-71 lewat Andre Schurrle melalui serangan balik yang sangat cepat. Hanya dalam beberapa sentuhan, Eden Hazard mengirim umpan silang rendah dari sayap kanan yang berhasil diselesaikan dengan mudah oleh Schurrle.
Tertinggal, City mau tak mau harus lebih aktif menyerang. Frank Lampard yang mendapat aplaus dari seluruh fans di stadion menciptakan drama pada menit ke-85. Lampard, pemain yang kerap dianggap sebagai salah satu legenda di Chelsea kini memang berbaju Manchester City.
Lampard menunjukkan profesionalisme tinggi yang dimilikinya dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Menerima umpan tarik dari James Milner di sayap kiri, Lampard melepas tendangan yang tek terlalu keras namun juga tak mampu dijangkau oleh Thibaut Courtois.
Hingga laga berakhir, skor imbang 1-1 tetap bertahan, Lampard pun terlihat mendekati suporter Chelsea untuk memberikan aplaus. Dengan hasil ini, Chelsea tetap sendirian berada di puncak klasemen sementara dengan 13 poin. Sementara itu, City berada di posisi enam dengan koleksi delapan angka dari lima laga.
Statistik Manchester City - Chelsea
Chelsea yang tampil defensif bisa unggul lebih dulu. Serangan balik cepat Chelsea sukses diselesaikan oleh Andre Schurrle pada menit ke-71. Drama terjadi ketika Frank Lampard sukses menyamakan kedudukan dengan mencetak gol ke gawang Chelsea, bekas klubnya.
Seperti musim lalu, Chelsea memilih tampil bertahan untuk menghadapi agresivitas Manchester City. Pengalaman Jose Mourinho dalam meracik pertahanan yang bagus kembali ditunjukkan dalam laga ini.
City sudah mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Tim racikan Manuel Pellegrini itu sudah unggul penguasaan bola sejak menit awal dan nampak sabar membangun serangan dari kaki ke kaki.
Sementara itu, Chelsea lebih banyak menunggu diserang dengan sesekali melepas serangan balik cepat. Meski intensitasnya kecil, namun serangan balik Chelsea dibangun dengan skema yang terencana dan kecepatan tinggi.
Pertandingan pun berjalan cenderung searah. City lebih sering menguasai bola namun tidak bisa menemukan celah dalam pertahanan Chelsea yang sangat disiplin. Sebaliknya, pertahanan City juga sigap mengantisipasi setiap upaya serangan balik Chelsea.
Laga ini pun berjalan panas dengan lima kartu kuning dikeluarkan wasit Mike Dean pada babak pertama saja. Namun sayangnya tidak ada gol yang tercipta hingga 45 menit pertama selesai.
Situasi tak banyak berubah memasuki babak kedua. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah dengan City unggul dalam penguasaan bola.
Tempo pertandingan justru naik drastis setelah Pablo Zabaleta diusir wasit lantaran mendapat kartu kuning kedua. Chelsea jadi lebih aktif menyerang sementara City juga tak mau bertahan saja.
Chelsea akhirnya memecah kebuntuan lewat Andre Schurrle pada menit ke-71 lewat Andre Schurrle melalui serangan balik yang sangat cepat. Hanya dalam beberapa sentuhan, Eden Hazard mengirim umpan silang rendah dari sayap kanan yang berhasil diselesaikan dengan mudah oleh Schurrle.
Tertinggal, City mau tak mau harus lebih aktif menyerang. Frank Lampard yang mendapat aplaus dari seluruh fans di stadion menciptakan drama pada menit ke-85. Lampard, pemain yang kerap dianggap sebagai salah satu legenda di Chelsea kini memang berbaju Manchester City.
Lampard menunjukkan profesionalisme tinggi yang dimilikinya dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Menerima umpan tarik dari James Milner di sayap kiri, Lampard melepas tendangan yang tek terlalu keras namun juga tak mampu dijangkau oleh Thibaut Courtois.
Hingga laga berakhir, skor imbang 1-1 tetap bertahan, Lampard pun terlihat mendekati suporter Chelsea untuk memberikan aplaus. Dengan hasil ini, Chelsea tetap sendirian berada di puncak klasemen sementara dengan 13 poin. Sementara itu, City berada di posisi enam dengan koleksi delapan angka dari lima laga.
Statistik Manchester City - Chelsea
Penguasaan bola: 58% - 42%
Shot (on goal): 16 (4) - 6 (2)
Corner: 14 - 2
Pelanggaran: 16 - 12
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 6 - 4
Kartu merah: 1 - 0
Susunan pemain Manchester City: Hart; Zabaleta, Kompany, Mangala, Kolarov (Lampard, 78'); Milner, Fernandinho (Navas, 73'), Toure, Silva; Aguero, Dzeko (Sagna, 70').
Susunan pemain Chelsea: Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Ramires (Schurrle, 63'), Matic; Willian (Mikel, 63'), Fabregas, Hazard; Costa (Drogba, 86'). (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 22 Juni 2026 22:13Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
-
Liga Inggris 22 Juni 2026 21:01Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juni 2026 08:06Man of the Match Prancis vs Irak: Kylian Mbappe
-
Piala Dunia 23 Juni 2026 08:00Prediksi Piala Dunia 2026: Ceko vs Meksiko 25 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 22 Juni 2026 22:13Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
-
inggris 22 Juni 2026 21:01Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
-
inggris 22 Juni 2026 20:352 Alasan MU Pede Mateus Fernandes Tidak akan Berpaling ke Tottenham
-
inggris 22 Juni 2026 19:03Update Transfer Ederson ke MU: Kapan Bakal Diumumkan Setan Merah?
SOROT
-
Liputan6 23 Juni 2026 03:25Argentina vs Austria: Lionel Messi Jujur Sangat Senang
-
Liputan6 23 Juni 2026 00:30Rp 17,5 Triliun Bansos Pangan Siap Disebar ke 33,2 Juta Penerima
-
Liputan6 23 Juni 2026 00:21Tujuan Prabowo Jadikan Himbara Perbankan Patriotik
-
Liputan6 22 Juni 2026 20:40Kenalkan Perbankan Patriotik, Prabowo Ingin Himbara Tak Hanya Kejar Laba
-
Liputan6 22 Juni 2026 20:29Stasiun JIS Mulai Beroperasi, Ini Rute dan Jadwal Perjalanannya
-
Liputan6 22 Juni 2026 20:00Biaya Produksi Naik, Pemerintah Tahan Harga Minyakita
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























