
Arsenal yang dikabarkan akan memainkan banyak pemain muda ternyata tidak begitu terbukti, di lini depan Chamakh diturunkan didampingi Arshavin dan Bendtner.
Dari skuad yang bisa disebut pemain muda hanya kiper Szczesny, bek Kieran Gibbs serta pemain tengah Denilson, meski begitu inisiatif laga malah dipegang Leeds di menit -menit awal.
Arsenal sempat kerepotan dengan tekanan Leeds melalui tembakan langsung maupun crossing-crossing mereka sayangnya kerap masih melebar saja dan belum menemui sasaran.
Baru mendekati menit 30 Arsenal bisa keluar balik menekan setelah sempat tertekan, beberapa peluang matang mereka dapat salah satunya sepakan keras Arshavin menyambut umpan kepala Chamakh namun kecekatan kiper Schmeichel masih menggagalkannya.
Begitu pula dengan tendangan keras luar kotak penalti Denilson nasibnya sama, masih aman dipelukkan Schmeichel, Arsenal yang bersemangat terus menggempur namun solidnya lini belakang Leeds mampu membuat gawang mereka masih steril dari gol.
Pada saat wasit meniup peluit tanda interval 45 menit pertama berakhir papan skor di Emirates Stadium masih tertulis 0-0, kedua tim pun mengambil waktu istirahat untuk turun minum.
Pada permulaan babak kedua skenario laga berulang, Leeds sebagai kubu tamu malah lebih agresif dan mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu.
Hasilnya tak percuma sebuah tusukan cepat yang masuk ke kotak penalti melalui Max Gradel, dihadang kasar oleh Denilson, wasit pun menunjuk titik putih dan penalti untuk Leeds.
Eksekusi yang diambil oleh Robert Snodgrass bisa tuntas dengan sukses, tendangan keras datarnya tak mampu dihadang Szczesny, membuat skor menjadi 0-1 untuk Leeds.
Wenger langsung meresponnya dengan memasukkan Cesc Fabregas untuk mengambil alih tempat Alexandre Song, tentu saja dengan harapan bisa menambah daya gedor timnya.
Leeds kembali nyaris unggul dari dua peluang yang ciamik yang pertama dari sundulan menyambut corner yang masih tertepis dan free kick Snodgrass yang sedikit masih menyamping dari gawang Arsenal.
Upaya The Gunners untuk menyamakan kedudukan rasanya kian mendekati kata putus asa, setelah Walcott dan Vela yang dimasukkan hanya sebatas menciptakan peluang semata.
Namun angin berbalik ketika di penghujung laga Theo Walcott ditarik kausnya oleh bek Leeds, wasit pun ganti memberi hadiah Arsenal tendangan penalti.
Cesc Fabregas yang mengambilnya mampu melakukan tugasnya dengan sempurna, Arsenal yang terus memburu gol kemenangan tak mendapatkannya hingga wasit meniup peluit panjang, alhasil mereka mesti rela melakoni partai Replay (ulangan) di kandang Leeds setelah ini. (bola/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
-
inggris 31 Juli 2026 16:08Rekap Transfer Resmi Premier League 2026/2027
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 23:55KPK Soal Pemanggilan Raja Juli: Bukan Soal Berani atau Tidak
-
Liputan6 31 Juli 2026 23:30Viral Ompreng MBG Diangkut Pikap Terbuka, Ini Penjelasan SPPG
-
Liputan6 31 Juli 2026 22:10Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Perantau di Morowali
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:49Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Melekat
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:045 Saksi Mangkir Pemeriksaan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















