
Nexify - Chelsea dan Liverpool menjalani pertandingan leg kedua babak semifinal Capital One Cup 2014-15. Laga ini digelar di Stamforrd Bridge pada hari Rabu (28/01). Pada leg pertama, kedua tim hanya bermain imbang 1-1 di Anfield.
Kedua tim bermain terbuka sepanjang pertandingan. Banyak sekali peluang yang tercipta dan laga ini pun diwarnai berbagai kontroversi. Namun Chelsea akhirnya bisa menang dan lolos ke final berkat gol tunggal Branislav Ivanovic.
Tempo langsung tinggi begitu peluit kickoff ditiup wasit Michael Oliver. Pertandingan berjalan seru dengan kedua tim bermain terbuka dan saling beradu serangan.
Liverpool mencatatkan peluang pertama lewat serangan balik kilat dengan memanfaatkan kecepatan Raheem Sterling. Tapi umpan silang Sterling bisa diblok dengan baik oleh Kurt Zouma.
Chelsea sempat mengajukan protes untuk mendapatkan penalti ketika bola tendangan Diego Costa menghajar tangan Lucas Leiva. Namun wasit mengacuhkan klaim itu karena menganggap situasi itu sebagai ball-to-hand.
Costa sempat terlibat perseteruan dengan Emre Can dan kemudian Costa menginjak kaki Can. Namun wasit Oliver tidak melihat adegan itu dan memilih untuk tidak melakukan apa pun.
Chelsea kembali membuat klaim penalti setelah Costa dijatuhkan oleh Martin Skrtel di kotak penalti. Skrtel tidak mendapatkan bola dan normalnya pelanggaran seperti itu diganjar dengan hukuman penalti. Namun kembali, wasit Oliver tidak melihat adanya pelanggaran dan permainan jalan terus.
Liverpool sempat memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang beberapa kali menjelang 30 menit pertandingan. Namun meski kedua tim sama-sama bisa menciptakan banyak peluang, babak pertama tetap berakhir tanpa gol.
Babak kedua tidak berjalan dengan baik untuk Chelsea. Cesc Fabregas nampak merintih kesakitan karena cedera dan harus digantikan dengan Ramires pada menit ke-50. Pertandingan pun berjalan semakin keras.
Eden Hazard nyaris saja mencetak gol indah ketika laga berjalan satu jam. Hazard melewati empat pemain Liverpool sebelum melepas tembakan yang sayangnya masih melenceng.
Pertandingan masih berjalan end to end dan kedua tim sangat bersemangat untuk mencetak gol pembuka dalam laga ini. Namun hingga laga waktu normal berakhir, skor tanpa gol masih bertahan. Laga pun dilanjutkan dengan babak tambahan.
Memasuki babak pertama tambahan, Chelsea bisa unggul lewat gol dari Branislav Ivanovic. Chelsea mendapatkan tendangan bebas di sisi kanan. Willian mengirim bola ke kotak penalti Liverpool yang kemudian disambut dengan heading mematikan dari Ivanovic.
Liverpool mau tak mau harus tampil menyerang setelah kebobolan. Mereka pun menjadi semakin rajin mengancam gawang Chelsea. Tensi pertandingan meningkat dan pemain dari kedua tim banyak yang mendapatkan kartu kuning.
Meski terus beradu serangan, baik Chelsea dan Liverpool tetap tidak bisa mencetak gol tambahan. Chelsea pun menang dengan skor 1-0 (agregat 2-1). Mereka berhak lolos ke final Capital One Cup. Mereka akan menunggu pemenang semifinal lainnya antara Tottenham melawan Sheffield United.
Statistik Chelsea - Liverpool*
Kedua tim bermain terbuka sepanjang pertandingan. Banyak sekali peluang yang tercipta dan laga ini pun diwarnai berbagai kontroversi. Namun Chelsea akhirnya bisa menang dan lolos ke final berkat gol tunggal Branislav Ivanovic.
Tempo langsung tinggi begitu peluit kickoff ditiup wasit Michael Oliver. Pertandingan berjalan seru dengan kedua tim bermain terbuka dan saling beradu serangan.
Liverpool mencatatkan peluang pertama lewat serangan balik kilat dengan memanfaatkan kecepatan Raheem Sterling. Tapi umpan silang Sterling bisa diblok dengan baik oleh Kurt Zouma.
Chelsea sempat mengajukan protes untuk mendapatkan penalti ketika bola tendangan Diego Costa menghajar tangan Lucas Leiva. Namun wasit mengacuhkan klaim itu karena menganggap situasi itu sebagai ball-to-hand.
Costa sempat terlibat perseteruan dengan Emre Can dan kemudian Costa menginjak kaki Can. Namun wasit Oliver tidak melihat adegan itu dan memilih untuk tidak melakukan apa pun.
Chelsea kembali membuat klaim penalti setelah Costa dijatuhkan oleh Martin Skrtel di kotak penalti. Skrtel tidak mendapatkan bola dan normalnya pelanggaran seperti itu diganjar dengan hukuman penalti. Namun kembali, wasit Oliver tidak melihat adanya pelanggaran dan permainan jalan terus.
Liverpool sempat memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang beberapa kali menjelang 30 menit pertandingan. Namun meski kedua tim sama-sama bisa menciptakan banyak peluang, babak pertama tetap berakhir tanpa gol.
Babak kedua tidak berjalan dengan baik untuk Chelsea. Cesc Fabregas nampak merintih kesakitan karena cedera dan harus digantikan dengan Ramires pada menit ke-50. Pertandingan pun berjalan semakin keras.
Eden Hazard nyaris saja mencetak gol indah ketika laga berjalan satu jam. Hazard melewati empat pemain Liverpool sebelum melepas tembakan yang sayangnya masih melenceng.
Pertandingan masih berjalan end to end dan kedua tim sangat bersemangat untuk mencetak gol pembuka dalam laga ini. Namun hingga laga waktu normal berakhir, skor tanpa gol masih bertahan. Laga pun dilanjutkan dengan babak tambahan.
Memasuki babak pertama tambahan, Chelsea bisa unggul lewat gol dari Branislav Ivanovic. Chelsea mendapatkan tendangan bebas di sisi kanan. Willian mengirim bola ke kotak penalti Liverpool yang kemudian disambut dengan heading mematikan dari Ivanovic.
Liverpool mau tak mau harus tampil menyerang setelah kebobolan. Mereka pun menjadi semakin rajin mengancam gawang Chelsea. Tensi pertandingan meningkat dan pemain dari kedua tim banyak yang mendapatkan kartu kuning.
Meski terus beradu serangan, baik Chelsea dan Liverpool tetap tidak bisa mencetak gol tambahan. Chelsea pun menang dengan skor 1-0 (agregat 2-1). Mereka berhak lolos ke final Capital One Cup. Mereka akan menunggu pemenang semifinal lainnya antara Tottenham melawan Sheffield United.
Statistik Chelsea - Liverpool*
Penguasaan bola: 54% - 46%
Shot (on goal): 19 (5) - 16 (4)
Corner: 6 - 6
Pelanggaran: 13 - 20
Kartu kuning: 4 - 5
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Chelsea: Courtois; Ivanovic, Zouma, Terry, Filipe Luis (Azpilicueta, 78'); Matic, Fabregas (Ramires, 50'); Willian (Drogba, 119'), Oscar, Hazard; Diego Costa.
Susunan pemain Liverpool: Mignolet; Can, Skrtel, Sakho (Johnson, 57'); Markovic (Balotelli, 70'), Henderson, Gerrard, Lucas, Moreno (Lambert. 105'); Coutinho; Sterling.
*Sebelumnya ditulis Arsenal, kami mohon maaf atas kesalahan ini. (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juli 2026 16:00Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
-
inggris 11 Juli 2026 22:12Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
-
inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
-
Liputan6 12 Juli 2026 17:15Hari Koperasi Nasional, Prabowo Kritik Ekonomi Neoliberal
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























