
Nexify - Legenda Manchester United Ryan Giggs memberikan penilaiannya terhadap manajer baru Setan Merah, Ruben Amorim. Ia menyoroti masalah utama yang dihadapi Amorim yaitu perekrutan pemain.
Amorim ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester United pada November 2024, menggantikan Erik ten Hag. Akan tetapi kiprah pelatih asal Portugal itu di Old Trafford masih belum memuaskan.
Performa Setan Merah di bawah asuhan Amorim masih tidak konsisten. Setan Merah terancam finis di posisi terendah mereka di Premier League dan mencatatkan poin terendah sepanjang sejarah di kompetisi tersebut.
Meski begitu, masih ada secercah harapan lewat kompetisi Liga Europa, di mana MU berhasil melaju ke semifinal setelah kemenangan dramatis atas Lyon. Mereka akan berhadapan dengan Athletic Bilbao di fase empat besar.
Rekrutan Buruk MU dan Tantangan Amorim

Giggs secara gamblang menyatakan bahwa perekrutan pemain di MU selama satu dekade terakhir sangat mengecewakan. Ia mengakui keterlibatannya dalam periode tersebut dan menyadari bahwa kesalahan dalam perekrutan telah berdampak signifikan pada performa tim.
Ia menekankan pentingnya keberuntungan dalam mendapatkan talenta muda berbakat. Giggs membandingkannya dengan masa kejayaannya di MU, di mana kombinasi pemain muda dan bintang berpengalaman menjadi kunci kesuksesan. Hal ini menunjukkan bahwa Amorim juga membutuhkan keberuntungan dalam mendapatkan pemain yang tepat.
"Rekrutmen dalam 10-12 tahun terakhir, dan saya juga terlibat di dalamnya, memang belum cukup bagus," ujar Ryan Giggs dalam podcast Rio Ferdinand Presents.
"Setiap bisnis, setiap tim sepak bola, butuh rekrutmen yang tepat. Butuh keberuntungan juga. Dulu kami punya pemain muda yang datang dari akademi. Kami juga punya para pemain terbaik di Inggris seperti Cantona, Kanchelskis, dan Schmeichel."
"Jadi memang butuh keberuntungan, butuh waktu, dan rekrutmen yang benar."
Dukungan Giggs untuk Amorim

Meskipun mengkritik rekrutan MU sebelumnya, Giggs tetap memberikan dukungan kepada Amorim. Ia menilai Amorim sebagai manajer yang karismatik dan membutuhkan waktu untuk membangun timnya.
Giggs menyarankan agar Amorim mendapat dukungan penuh dari dewan direksi MU, termasuk dalam hal perekrutan pemain. Ia juga menekankan pentingnya bantuan dalam mengidentifikasi tipe pemain yang sesuai dengan filosofi dan kebutuhan MU.
"Saya suka manajer saat ini, saya suka Amorim," kata Giggs. "Dia karismatik, tapi dia butuh waktu, beberapa jendela transfer, dan dukungan. Tapi dia juga perlu tahu seperti apa seharusnya pemain Manchester United."
Klasemen Premier League
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
-
inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























