
Nexify - - Bek senior Chelsea Gary Cahill mengakui ia sudah tak lagi memiliki rasa respek terhadap manajernya sekarang ini, Maurizio Sarri.
Cahill terhitung sukses selama bermain di Chelsea. Selain menjadi bagian penting dari skuat, ia juga berhasil membantu klub itu meraih beberapa gelar juara.
Di antaranya dua gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Namun di era Sarri, eks bek timnas Inggris ini tersisihkan ke bangku cadangan.
Bek berusia 33 tahun ini hanya bermain sebanyak tujuh kali di semua ajang kompetisi di bawah asuhan manajer asal Italia tersebut. Total, ia hanya mendapat waktu bermain selama 21 menit saja.
Masa Paling Sulit
Cahill mengaku perjalanan karirnya pada musim ini menjadi mimpi buruk baginya. Ia pun tak ingin menyimpan memori secuil apapun terkait apa yang dijalaninya di era Sarri.
"Ini benar-benar mengerikan bagi saya secara pribadi," katanya kepada The Telegraph.
"Itu hanya akan terhapus dari kepala saya ketika saya meninggalkan Chelsea. Ingatan terakhir saya adalah final Piala FA musim lalu," ujarnya.
"Ini sangat sulit. Saya telah bermain secara teratur selama enam musim sebelumnya dan saya telah memenangkan segalanya dengan Chelsea, jadi menonton dari tribun adalah sesuatu yang tidak saya harapkan," keluhnya.
Sulit untuk Respek
Cahill mengaku perlakuan Sarri kepadanya sungguh tak bisa diterima. Maka dari itu ia pun kehilangan rasa hormatnya kepada eks bos Napoli ini.
"Saya tahu cara kerja seluruh klub, saya punya hubungan besar dengan semua pemain dan staf, namun belum ada yang dimanfaatkan," serunya.
"Jika Anda tidak bermain pemain, pemain mana pun, selama dua, tiga, empat pertandingan, maka Anda tidak harus memberikan alasan untuk itu. Tetapi jika mencapai delapan atau sembilan pertandingan, maka Anda harus menjelaskan situasinya Apa yang terjadi? Tetapi manajer belum melakukan itu," ketusnya.
"Saya melihat beberapa situasi dengan pemain yang memenangkan gelar bersama Chelsea, bukan hanya saya sendiri, dan itu tidak benar. Itu membuat saya sangat sulit untuk menghormati seseorang yang tidak menghormati apa yang sebagian dari kami telah menangi bersama klub," tegasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
-
inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
-
inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























