
Nexify - - Pelatih interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku tak bisa berbuat apa-apa soal masa depan kipernya, David De Gea. Satu-satunya hal yang mampu ia lakukan saat ini adalah menyerahkan semua keputusan kepada manajemen klub.
Tak bisa dimungkiri lagi, peran David De Gea di bawah mistar gawang Manchester United terlalu besar. Masih teringat dalam benak saat kiper asal Spanyol tersebut menghalau serangkaian peluang berbahaya dari penggawa Tottenham dalam sebuah laga Premier League Januari lalu.
Berkat aksinya itu, Manchester United sukses keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Laga itu sendiri, bisa dibilang, merupakan titik penting dalam karir Solskjaer. Publik menganggap pertandingan tersebut seperti uji kompetensinya sebagai pelatih MU.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Solskjaer Tak Berdaya
Dengan adanya De Gea, gawang Manchester United diyakini akan tetap aman. Kabar buruknya, masa kontraknya bersama The Red Devils akan berakhir pada bulan Juni 2020 nanti. MU jelas akan rugi besar jika De Gea pergi dari Old Trafford, dengan gratis pula.
Tapi Solskjaer selaku pelatih tetap merasa tak berdaya soal masalah itu. Semua keputusan mengenai kontrak mantan pemain Atletico Madrid tersebut ia serahkan kepada manajemen dan yang terutama adalah De Gea sendiri.
"Belum ada perkembangan terbaru dari saya, klub dan David sedang berdiskusi, harapannya mereka bisa menemukan kesepakatan," tutur Solskjaer dalam konferensi pers jelang laga kontra Southampton, yang dikutip dari Metro.
"Itu benar-benar di luar kuasa saya, tapi saya yakin mereka akan melakukan apa yang bisa kami lakukan," lanjutnya.
De Gea atau Peter Schmeichel?
Sebelum ini, nama De Gea sempat dibanding-bandingkan dengan mantan kiper MU, Peter Schmeichel. Andrei Kanchelskis, yang pernah membela The Red Devils di awal era 90'-an, pernah berujar bahwa De Gea belum pantas disandingkan dengan Schmeichel.
Mengenai perbandingan tersebut, Solskjaer mengaku tak ingin turut terlibat. Sebab baginya, sulit untuk membandingkan kedua sosok tersebut sebab De Gea dan Schmeichel bermain di era yang berbeda.
"David memberikan kami banyak poin selama bertahun-tahun dan saya menganggapnya sebagai kiper terbaik di dunia, Peter juga di masanya serta Edwin [van der Sar]. Saya senang pada David karena sikapnya yang fantastis. Anak yang rendah hati serta percaya diri," tandasnya.
De Gea diyakini akan kembali mengawal gawang Manchester United saat bertemu Southampton dalam laga lanjutan Premier League hari Sabtu (2/3) malam nanti. Partai itu sendiri akan digelar di stadion milik The Red Devils, Old Trafford.
Saksikan Juga Video Ini
Di video kali ini akan menampilkan perjuangan player MLBB onic si di turnamen MPL Season 2
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 09:30Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 08:30Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 11 Juli 2026 17:49Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 17:35Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
BERITA LAINNYA
-
inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
-
inggris 11 Juli 2026 09:30Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
-
inggris 11 Juli 2026 08:30Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 16:57DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























