
Nexify - Sebuah survey pada ribuan fans sepak bola di Inggris yang diadakan oleh YouGov mengungkapkan bahwa 60 persen fans tidak puas dengan penerapan Video Assistant Referee (VAR) di Premier League musim 2019-20 ini.
Kompetisi Premier League termasuk terlambat mengimplementasikan teknologi VAR ini. Liga lain sudah memakai teknologi ini lebih dahulu seperti Bundesliga dan Serie A.
Premier League baru memakai teknologi ini pada musim 2019-20. Namun pihak EPL dan wasit sudah mengadakan uji coba teknologi itu sejak musim 2018-19.
Penerapan VAR ini sendiri ternyata tak sesuai harapan. Justru malah banyak keputusan kontroversial yang membuat banyak tim dan fans menjadi kesal. Bahkan sejumlah pandit juga berkomentar miring terkait penerapan VAR itu.
Ada juga yang mengklaim teknologi VAR ini menguntungkan klub tertentu seperti Liverpool. Ada juga yang menyebut teknologi ini adalah musuh besar dari klub seperti Manchester City.
Seberapa Buruk VAR di Premier League?

Survey dari YouGov yang dipublikasikan oleh Sky Sports ini diikuti oleh 1.419 fans dewasa di penjuru Inggris selama periode 15 hingga 22 Januari 2020. Mereka juga merupakan fans yang menonton pertandingan Premier League secara reguler.
Para fans ini ditanya Seberapa baik atau buruk VAR telah bekerja di Premier League sejauh ini. Hasilnya, 60 persen responden menilai teknologi itu bekerja dengan buruk. Mereka juga memberikan teknologi itu rating yang rendah, dengan rata-rata nilai 4/10.
- Satu persen tidak tahu
- empat persen menilai VAR bekerja dengan sangat baik
- 12 persen menganggap VAR tidak bekerja dengan baik atau buruk
- 23 persen menyebut VAR bekerja cukup bagus
- 26 persen menilai VAR bekerja dengan sangat buruk
- 34 persen menganggap VAR bekerja cukup buruk
Tidak Seru

Selain itu, survey itu juga menemukan bahwa 67 responden menilai VAR membuat sepak bola menjadi tidak seru seperti sebelumnya. Kemudian ada 15 persen responden yang berharap agar teknologi itu tak usah dipakai lagi.
Namun ada sekitar delapan persen fans yang ingin VAR terus digunakan seperti sedia kala. Artinya tak perlu ada perubahan sama sekali.
Di sisi lain, banyak yang berharap VAR terus digunakan akan tetapi harus ada perbaikan yang dilakukan. Mereka yang memilih opsi ini mencapai 74 persen.
Perubahan VAR dari Premier League

Pihak Premier League sendiri juga telah melakukan penelitian atas pemakaian VAR ini setelah menggelar 250 pertandingan musim ini. Mereka akan mempresentasikan temuannya kepada klub pada pertemuan rutin di London pada hari Kamis.
Sejak diperkenalkannya VAR, teknologi ini telah memberikan informasi yang disempurnakan di layar lebar untuk memberikan kejelasan yang lebih besar tentang proses pengambilan keputusan. Kini akan ada sedikit perubahan.
Para wasit sekarang diharapkan untuk menggunakan monitor lapangan [Area Tinjauan Wasit]. Gunanya adalah untuk meningkatkan dan menurunkan insiden kartu merah untuk pelanggaran serius atau yang terkait perilaku kekerasan.
Pihak Premier League juga telah mengadakan pertemuan dengan kelompok fans klub. Mereka ingin menjelaskan bagaimana dan mengapa VAR digunakan.
(sky sports)
Menurut kalian Bolaneters, apakah penggunaan VAR di Premier League bagus atau buruk? Perlukah dihapuskan atau diteruska penggunaannya?
Baca Juga:
- Bikin Sepak Bola Tidak Asyik, Legenda Liverpool ini Minta Aturan Offside Direvisi
- Reaksi Netizen Setelah Liverpool Menang atas Wolverhampton: VAR Rekrutan Terbaik Liverpool
- El Clasico Imbang, Sergio Ramos: Harusnya Real Madrid Dapat Dua Penalti!
- Mekanisme VAR Premier League Cacat, Begini Saran Arsene Wenger
- Fans Ini Beberkan Bukti-bukti Liverpool Bukanlah Li-VAR-pool
- Sterling Keluhkan Golnya ke Gawang Chelsea yang Dianulir VAR, Netizen Balas Dengan Komentar Jenaka
- Pasrah, Klopp Sebut VAR Tak Akan Bisa Sempurna
- Kontroversi VAR (Lagi) dan Pelajaran Lain dari Duel Liverpool vs Manchester City
- Termasuk VAR yang Kontroversial, Ini 7 Pelajaran dari Duel Manchester United vs Liverpool
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























