
Nexify - Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Peribahasa ini mungkin paling tepat menggambarkan nasib manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, di Vitality Stadium, Kamis (8/1/2026) dini hari.
Bukan hanya pulang dengan kekalahan menyakitkan 3-2 dari Bournemouth lewat gol menit akhir, Frank juga menjadi sasaran ridicule di media sosial.
Penyebabnya sepele namun fatal bagi sentimen suporter: secangkir kopi.
Di tengah tekanan berat karena Spurs terpuruk di peringkat ke-14 klasemen Premier League, Frank tertangkap kamera berjalan santai sebelum laga sambil memegang gelas kopi berlogo Arsenal, rival abadi Tottenham.
Sebuah pemandangan ironis yang semakin memanaskan kursi pelatih asal Denmark tersebut.
Insiden Kopi dan Logo Arsenal
Foto Frank memegang gelas berlogo The Gunners dengan cepat menyebar dan memicu amarah sebagian pendukung Spurs yang sudah kecewa dengan performa tim.
Thomas Frank... what's that in your hands? 😬 pic.twitter.com/bySo5ovsUI
— B/R Football (@brfootball)
Bagaimana bisa seorang manajer Tottenham memegang atribut musuh bebuyutan di depan umum? Ternyata, ada penjelasan logis di balik momen canggung tersebut.
Arsenal baru saja bertanding di stadion yang sama empat hari sebelumnya. Gelas tersebut rupanya sisa persediaan dari kunjungan tim London Utara lainnya yang diberikan staf kepada Frank.
Frank sendiri mengaku sama sekali tidak menyadari logo tersebut hingga wartawan menanyakannya usai laga.
"Saya benar-benar tidak menyadarinya. Akan sangat bodoh bagi saya untuk mengambilnya jika saya tahu," ujar Frank memberikan klarifikasi.
Ia menyayangkan bahwa di tengah krisis performa tim, hal remeh seperti gelas kopi justru menjadi sorotan utama.
"Rasanya sedikit menyedihkan dalam sepak bola bahwa saya harus ditanya soal ini. Saya tidak akan pernah melakukan hal sebodoh itu (dengan sengaja)," tambahnya.
"Saya pikir kita menuju ke arah yang salah jika kita harus khawatir tentang saya memegang gelas dengan logo klub lain."
Tragedi Menit 95
Di luar urusan gelas, apa yang terjadi di atas lapangan hijau jauh lebih mengkhawatirkan bagi masa depan Frank.
Tottenham sejatinya memulai laga dengan impian indah ketika Mathys Tel mencetak gol pembuka di lima menit awal. Namun, Bournemouth membalas lewat Evanilson dan Eli Junior Kroupi sebelum jeda.
Semangat juang Spurs sempat menyala kembali di menit ke-78. Joao Palhinha mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan salto (overhead kick) yang spektakuler.
Namun, harapan membawa pulang satu poin musnah di masa injury time. Antoine Semenyo mencetak gol kemenangan dramatis untuk tuan rumah pada menit ke-95.
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Spurs yang hanya menang dua kali dalam 12 laga terakhir Premier League.
Badai Cedera Belum Reda
Situasi Frank semakin pelik dengan bertambahnya daftar pasien di ruang perawatan. Lucas Bergvall harus ditarik keluar karena cedera di babak kedua, menyusul Mohamed Kudus yang juga tumbang saat melawan Sunderland akhir pekan lalu.
Meski Dominic Solanke dan Destiny Udogie dikabarkan mendekati kepulihan, mereka belum cukup fit untuk masuk skuad di Bournemouth. Sementara itu, James Maddison masih harus absen panjang.
Kombinasi hasil buruk, krisis cedera, dan blunder "gelas Arsenal" menjadikan malam di pantai selatan Inggris ini salah satu yang ingin segera dilupakan oleh Thomas Frank dan pendukung Tottenham.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
-
inggris 27 Juli 2026 17:15MU Gigit Jari, Pemain Incarannya Ditikung Klub Arab Saudi
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























