
Nexify - AC Milan harus menelan kekalahan yang dinilai pantas saat menghadapi Lazio di Stadion Olimpico. Hasil tersebut membuat jarak Rossoneri dengan Inter di puncak klasemen melebar menjadi delapan poin.
Pertandingan itu juga memperlihatkan sejumlah masalah dalam permainan tim asuhan Massimiliano Allegri. Sejak awal laga, Milan kesulitan menjaga keseimbangan permainan, terutama ketika menghadapi serangan balik lawan.
Situasi ini memunculkan analisis baru mengenai peran penting Adrien Rabiot di dalam tim. Ketidakhadirannya dalam pertandingan tersebut disebut sebagai salah satu faktor yang sangat memengaruhi performa Milan.
Allegri Soroti Masalah Besar di Babak Pertama

Allegri sendiri memberikan gambaran jelas mengenai apa yang terjadi dalam pertandingan tersebut. Ia menilai Milan terlalu sering membiarkan Lazio melancarkan serangan balik sepanjang babak pertama.
“Kami mendapati lebih banyak serangan balik di babak pertama daripada sepanjang musim liga kami berjalan,” kata Allegri kepada DAZN setelah pertandingan.
Babak pertama memang menjadi periode yang sangat sulit bagi Milan. Tanpa keseimbangan yang biasanya diberikan oleh Rabiot di lini tengah, pertahanan Rossoneri beberapa kali terbuka oleh pergerakan Mattia Zaccagni dan Gustav Isaksen.
Kedua pemain itu mendapat dukungan dari Dele Bashiru dan Taylor, yang membantu memanfaatkan celah di lini tengah Milan. Situasi tersebut membuat lini belakang Milan kesulitan menghadapi tekanan tanpa perlindungan yang memadai dari sektor tengah.
Statistik Tegaskan Pentingnya Rabiot bagi Milan

Statistik musim ini menunjukkan betapa besar pengaruh Rabiot terhadap performa Milan. Ketika gelandang asal Prancis itu menjadi starter, Rossoneri mencatat rata-rata 2,35 poin per pertandingan.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Milan mampu tampil sebagai penantang serius dalam perburuan Scudetto. Namun ketika Rabiot tidak bermain, rata-rata poin Milan turun tajam menjadi 1,62 poin per laga.
Absennya Rabiot memaksa Allegri memikirkan beberapa alternatif saat menghadapi Lazio. Samuele Ricci sempat menjadi kandidat utama, tetapi pada akhirnya Allegri memilih Jashari untuk mengisi posisi tersebut.
Keputusan itu tidak memberikan hasil yang diharapkan. Minimnya opsi yang benar-benar bisa menggantikan peran Rabiot menjadi salah satu masalah besar yang harus diselesaikan klub, terutama jika melihat rencana jangka panjang tim.
Dampak Taktis Terhadap Leao dan Pulisic
Masalah Milan tidak hanya berhenti pada absennya Rabiot. Kekalahan di Olimpico juga memunculkan ketegangan di dalam tim, terutama setelah Rafael Leao menunjukkan kekecewaannya saat ditarik keluar dari lapangan.
Pemain asal Portugal itu terlihat kesal dengan keputusan pergantian pemain dan sempat terlibat perdebatan dengan Allegri. Reaksi tersebut berkaitan dengan perubahan peran yang ia jalani setelah cedera yang dialami Gimenez.
Leao sebelumnya ditempatkan sebagai penyerang tengah, meski sebenarnya ia lebih nyaman bermain di posisi lain. Meskipun telah mencetak sembilan gol liga musim ini, peran tersebut disebut bukan posisi yang paling sesuai baginya.
Di sisi lain, Christian Pulisic juga mengalami periode sulit. Selain masalah fisik, pemain Amerika Serikat itu disebut menghadapi kesulitan taktis karena ia lebih efektif bermain di sekitar penyerang tengah murni seperti Fullkrug, bukan Leao.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:25Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:09Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















