
Nexify - Andrea Cambiaso akan menepi dari lapangan untuk sementara waktu. Bek Juventus itu dijatuhi larangan bermain dua pertandingan gara-gara kartu merah yang diterimanya di pekan pembuka Serie A 2025/2026 melawan Parma.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Hakim Olahraga. Bagi Juventus, ini menjadi kehilangan penting karena absennya Cambiaso datang tepat sebelum laga akbar bertajuk Derby d'Italia kontra Inter Milan di pekan ke-3.
Insiden itu terjadi di menit ke-83. Cambiaso terlibat kontak yang berujung pada keputusan tegas dari wasit dan dilanjutkan dengan laporan resmi.
Hukuman dari Hakim Olahraga
Dalam dokumen resmi, Hakim Olahraga merinci alasan hukuman itu sangat jelas. Cambiaso dinyatakan bersalah karena “memukul wajah lawan dengan tangan terbuka saat bola tidak dalam permainan.”
Tindakan itu digolongkan sebagai perilaku kekerasan. Tak heran, hukuman dua pertandingan langsung dijatuhkan tanpa banyak perdebatan.
Bagi Juventus, konsekuensinya adalah kehilangan keseimbangan di sisi kiri. Igor Tudor pun dituntut mencari opsi darurat untuk mengisi kekosongan.
Dampak Langsung pada Derby d'Italia
Absennya Cambiaso membuat Juventus harus tampil tanpa bek andalannya saat tandang melawan Genoa di pekan ke-2. Namun, yang paling mencolok, ia juga bakal melewatkan Derby d'Italia melawan Inter di Allianz Stadium.
Laga melawan Inter selalu penuh gengsi dan menjadi tolok ukur kekuatan kedua tim. Kehilangan pemain inti dalam pertandingan sebesar ini jelas mengurangi daya saing Juventus.
Tudor harus menyiapkan strategi baru. Dari rotasi pemain muda hingga menggeser posisi bek kanan, semua opsi ada di meja pelatih.
Menanti Kembalinya Cambiaso
Sanksi ini memastikan Cambiaso baru bisa kembali pada pekan keempat. Juventus dijadwalkan menghadapi Hellas Verona di laga tandang yang bisa menjadi ajang pembuktian kembalinya sang bek.
Hilangnya Cambiaso di dua laga ini bisa menjadi momen krusial dalam perjalanan awal musim Juventus. Hasil kurang maksimal bisa berimbas pada atmosfer ruang ganti tim.
Cambiaso pun menambah daftar pemain Juventus yang mendapat larangan bermain akibat tindakan kasar. Sebelumnya, Kenan Yildiz dan Pierre Kalulu juga menjalani hukuman serupa di akhir musim lalu.
Sumber: Max Statman
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Kenan Yildiz dan Nomor 10 di Punggungnya: Dua Assist, Banyak Cerita
- Petar Sucic di Inter Milan: Jalan Panjang Terbentang, tapi Langkah Pertamanya Sudah Sangat Meyakinkan
- Thuram Mencetak 2 Gol Penting, Sucic Mengontrol Lini Tengah dengan Percaya Diri
- Massimiliano Allegri dan Tugasnya Merapikan Barisan Pertahanan AC Milan
- Di Balik Transfer Morata dari AC Milan ke Como, Ada Pengorbanan dan Kerelaan Meninggalkan Kenyamanan
- Transfer Conrad Harder ke AC Milan: Kebutuhan Striker Mendesak, Kondisi Finansial
- AC Milan Harus Bersabar sebelum Resmi Memperkenalkan Striker Anyar Mereka
- AC Milan, Juventus, dan Rumor Pertukaran Saelemaekers - Vlahovic
- Masalah Lama di Lini Depan: AC Milan Tak Punya Penyerang Tengah yang Bisa Diandalkan
- AC Milan: Pelatih Baru, Pemain Baru, tapi Tak Ada Ubahnya Seperti Musim Lalu
- Prediksi Grimsby Town vs Manchester United 28 Agustus 2025
- Prediksi Wehen Wiesbaden vs Bayern Munchen 28 Agustus 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:25Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:09Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















