
Nexify - Morata Beraksi Lagi, Juventus Jungkalkan Nerazzurri
Inter Milan menjamu sang juara Juventus di giornata 36 Serie A 2014/15, Sabtu (16/5). Inter mengincar kemenangan untuk menjaga asa finis di zona Liga Europa. Juventus, meski sudah mengunci Scudetto, tetap tampil total demi meneruskan momentum positif usai lolos ke final Liga Champions Eropa. Misi Inter gagal, kalah 1-2.
Inter sempat memimpin lewat gol cepat Mauro Icardi ketika laga belum genap sepuluh menit. Namun, Juventus menyamakan kedudukan melalui penalti Claudio Marchisio beberapa saat sebelum jeda. Gol kemenangan Juventus ke gawang Nerazzurri lahir di penghujung laga dan dicetak oleh pemain yang punya andil besar meloloskan mereka ke partai puncak kompetisi elit Benua Biru, yakni Alvaro Morata.
Inter mengambil inisiatif serangan dan sukses mendapatkan gol kilat. Pertandingan baru berjalan sembilan menit, tendangan jauh Marcelo Brozovic dibelokkan oleh Icardi dengan dadanya untuk menaklukkan kiper cadangan Marco Storari di bawah mistar. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Inter mendominasi babak pertama dengan ball possession mencapai 66%, tapi gagal menciptakan banyak peluang berbahaya. Setelah Icardi membuka keunggulan, satu-satunya kesempatan terbaik adalah sepakan Xherdan Shaqiri di menit 39 yang cuma menghantam tiang gawang.
Juventus, yang tak terlalu sering menguasai bola, justru mendapatkan gol balasan pada menit 42 lewat serangan balik cepat mereka. Dari sebuah counter attack, Alessandro Matri lepas hingga one-on-one dengan kiper Samir Handanovic. Nemanja Vidic yang kalah speed menjatuhkannya dari belakang di area terlarang.
Vidic bisa dibilang beruntung wasit cuma memberinya kartu kuning. Marchisio lalu menyamakan kedudukan dengan eksekusi penaltinya. Skor 1-1 bertahan hinga jeda.
Babak kedua, duel berlangsung lebih ketat dan panas. Daripada tembakan tepat sasaran, laga justru lebih banyak diwarnai pelanggaran dan kartu kuning. Diselingi sejumlah pergantian pemain, skor 1-1 tak juga berubah hingga sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal.
Di menit 83, di tengah tekanan Inter, Juventus lagi-lagi mencetak gol lewat peluang langka mereka. Morata, yang berjasa besar menyingkirkan Madrid tengah pekan kemarin, turut mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan rendahnya sempat memantul tanah dan membuat Handanovic kecolongan. Juventus balik memimpin 2-1.
Inter langsung melancarkan serangan cepat. Namun, dua peluang emas lewat Rodrigo Palacio dan Icardi mentah oleh aksi brilian Storari dengan double save-nya. Inter mengerahkan segala yang mereka miliki di sisa waktu yang ada, tapi tak ada gol tercipta.
Juventus menang 2-1 dan pulang dengan tiga angka. Kalah, Inter pun semakin sulit lolos ke Eropa.
Inter (4-3-1-2): Handanovic; D'Ambrosio, Ranocchia (kuning 33) (Gnoukouri 89), Vidic (kuning 41), Juan Jesus (kuning 67); Kovacic (kuning 58), Medel, Brozovic (kuning 35) (Podolski 82); Shaqiri (Nagatomo 71); Palacio, Icardi.
Juventus (4-3-1-2): Storari; Lichtsteiner (kuning 54) (Ogbonna 56), Barzagli, Bonucci, Padoin; Romulo, Marchisio, Sturaro; Pereyra (Pogba 78); Morata (kuning 52), Matri (Llorente 66).
Statistik Inter - Juventus
Inter Milan menjamu sang juara Juventus di giornata 36 Serie A 2014/15, Sabtu (16/5). Inter mengincar kemenangan untuk menjaga asa finis di zona Liga Europa. Juventus, meski sudah mengunci Scudetto, tetap tampil total demi meneruskan momentum positif usai lolos ke final Liga Champions Eropa. Misi Inter gagal, kalah 1-2.
Inter sempat memimpin lewat gol cepat Mauro Icardi ketika laga belum genap sepuluh menit. Namun, Juventus menyamakan kedudukan melalui penalti Claudio Marchisio beberapa saat sebelum jeda. Gol kemenangan Juventus ke gawang Nerazzurri lahir di penghujung laga dan dicetak oleh pemain yang punya andil besar meloloskan mereka ke partai puncak kompetisi elit Benua Biru, yakni Alvaro Morata.
Inter mengambil inisiatif serangan dan sukses mendapatkan gol kilat. Pertandingan baru berjalan sembilan menit, tendangan jauh Marcelo Brozovic dibelokkan oleh Icardi dengan dadanya untuk menaklukkan kiper cadangan Marco Storari di bawah mistar. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Inter mendominasi babak pertama dengan ball possession mencapai 66%, tapi gagal menciptakan banyak peluang berbahaya. Setelah Icardi membuka keunggulan, satu-satunya kesempatan terbaik adalah sepakan Xherdan Shaqiri di menit 39 yang cuma menghantam tiang gawang.
Juventus, yang tak terlalu sering menguasai bola, justru mendapatkan gol balasan pada menit 42 lewat serangan balik cepat mereka. Dari sebuah counter attack, Alessandro Matri lepas hingga one-on-one dengan kiper Samir Handanovic. Nemanja Vidic yang kalah speed menjatuhkannya dari belakang di area terlarang.
Vidic bisa dibilang beruntung wasit cuma memberinya kartu kuning. Marchisio lalu menyamakan kedudukan dengan eksekusi penaltinya. Skor 1-1 bertahan hinga jeda.
Babak kedua, duel berlangsung lebih ketat dan panas. Daripada tembakan tepat sasaran, laga justru lebih banyak diwarnai pelanggaran dan kartu kuning. Diselingi sejumlah pergantian pemain, skor 1-1 tak juga berubah hingga sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal.
Di menit 83, di tengah tekanan Inter, Juventus lagi-lagi mencetak gol lewat peluang langka mereka. Morata, yang berjasa besar menyingkirkan Madrid tengah pekan kemarin, turut mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan rendahnya sempat memantul tanah dan membuat Handanovic kecolongan. Juventus balik memimpin 2-1.
Inter langsung melancarkan serangan cepat. Namun, dua peluang emas lewat Rodrigo Palacio dan Icardi mentah oleh aksi brilian Storari dengan double save-nya. Inter mengerahkan segala yang mereka miliki di sisa waktu yang ada, tapi tak ada gol tercipta.
Juventus menang 2-1 dan pulang dengan tiga angka. Kalah, Inter pun semakin sulit lolos ke Eropa.
Inter (4-3-1-2): Handanovic; D'Ambrosio, Ranocchia (kuning 33) (Gnoukouri 89), Vidic (kuning 41), Juan Jesus (kuning 67); Kovacic (kuning 58), Medel, Brozovic (kuning 35) (Podolski 82); Shaqiri (Nagatomo 71); Palacio, Icardi.
Juventus (4-3-1-2): Storari; Lichtsteiner (kuning 54) (Ogbonna 56), Barzagli, Bonucci, Padoin; Romulo, Marchisio, Sturaro; Pereyra (Pogba 78); Morata (kuning 52), Matri (Llorente 66).
Statistik Inter - Juventus
Ball possession: 66% - 34%
Shots: 20 - 14
Shots on target: 7 - 4
Offsides: 2 - 3
Corners: 9 - 3
Throw ins: 17 - 13
Pelanggaran: 21 - 7
Kartu kuning: 5 - 2
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 30 Juli 2026 05:55Inter Milan Tak Bisa Belanja Gila-gilaan seperti Klub Premier League
-
Liga Italia 30 Juli 2026 05:17Theo Hernandez Ditawarkan ke Juventus
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 30 Juli 2026 09:15Dari Lapangan Langsung Nongkrong? Grooming Pria Kini Makin Praktis
-
Piala Dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
BERITA LAINNYA
-
italia 30 Juli 2026 09:22Ruben Amorim Minta AC Milan Rekrut Pierre-Emile Hojbjerg, Ada Syaratnya
-
italia 30 Juli 2026 05:55Inter Milan Tak Bisa Belanja Gila-gilaan seperti Klub Premier League
-
italia 30 Juli 2026 05:17Theo Hernandez Ditawarkan ke Juventus
-
italia 29 Juli 2026 10:40John Stones Segera Jalani Tes Medis di Inter Milan
SOROT
-
Liputan6 30 Juli 2026 09:25KPK Tahan Bupati Pemalang
-
Liputan6 30 Juli 2026 08:37Polisi Temukan Luka pada Kepala Wanita yang Tewas di Kos Grogol
-
Liputan6 30 Juli 2026 08:20Wajah Baru Stasiun Tawang, Diresmikan Prabowo Hari Ini
-
Liputan6 30 Juli 2026 06:41Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja TNI Setelah 8 Tahun, Ini Besarannya
-
Liputan6 30 Juli 2026 06:05Jurus Sudaryono Benahi MBG hingga BGN
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























