
Nexify - Inter Milan kembali ke jalur kemenangan dengan menundukkan Cremonese dalam duel pekan ke-4 Serie A 2022/23, Rabu (31/8/2022) dini hari WIB. Melawan tim promosi, Nerazzurri membungkus kemenangan dengan skor 3-1.
Bermain di Stadio Giuseppe Meazza - San Siro, Inter tampil dominan sejak awal. Cremonese menyuguhkan perlawanan sebaik mungkin, tapi level kedua tim jelas berbeda.
Kali ini tiga gol kemenangan Inter datang dari tiga pemain berbeda, dimulai dari Joaquin Correa (12'), Nicolo Barella (38'), dan ditutup Lautaro Martinez (76'). Cremonese sempat memperkecil kedudukan melalui aksi David Okereke (90').
Kemenangan ini mendongkrak posisi Inter ke peringkat dua klasemen sementara, menyalip sang rival AC Milan. Inter juga bisa segera bangkit setelah dikalahkan Lazio akhir pekan lalu.
Hasil ini seharusnya cukup memuaskan, tapi faktanya fans Inter masih menyoroti sejumlah kekurangan. Apa kata mereka? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
Makasih ya Inter
Terima kasih utk 3 poin.
— R23AD (@r23_ad)
Forza Inter
Hari ini gelandang oke
Para gelandang hidup mainnya hari ini.
— Biru Hitam Podcast (@biruhitampod)
Berkat lawan lemah?
berkat lawan yg lemah , kini inter bisa menemukan permainan yg lebih offensip hahaha
— Miftah - ทามะ (@Miftahtamami)
Tukar pemain boleh nih
Correa tuker aja sama Okereke
— Fauzan Sukma (@fauzansmadani)
Cuma kurang golnya
babak 2 enak diliat, cuman gak ngegolin banyak
— borubiru (@hanafiarmann)
PR buat Inter nih
PR Inzhagi utk laga selanjutnya melawan Milan, ialah bagaimana para midfielder ini bsa lebih kreatif utk menciptakan umpan2 pendek k depan. Utk bek sayap, segera temukan formula yg pas. Dimarco masih angin2an. Kadang bagus kadang jelek, terutama pas lawan Lazio
— Biru Hitam Podcast (@biruhitampod)
Masalah defensif?
Gelandang nya bapuk banget kalo lg defence. Kyk jd pohon doang gak bisa motong bola gak bisa menang duel. Kasian bek nya. Inter klo di serang kyk selalu kurang org di blkg di tambah denzel ngaso mulu di depan.
— Triple R (@LPEV_R3)
Tetap respek buat lawan
Respect buat cremonese walau tim promosi tp tetep istiqomah dgn gaya main "modern" di 4 match awal. Kalau kualitas pemain cremonese lbh baik tentu hasil akhirnya bsa sj buruk bg inter & itu bsa terjadi di UCL, tapi kalau di serie A tim yg main seperti cremonese adl minoritas.
— Mbah borja (@BorjaMbah)
Handanovic kurang?
Handa tai ini emang ga bisa lompat ya min. Mlongo doang
— pentol goreng (@pentolgoreng__)
Sumber: Twitter
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























