
Nexify - Juventus menerima denda 30.000 euro karena para pendukungnya melakukan pelecehan rasial terhadap pemain AC Milan, Kevin-Prince Boateng.
Juve mengatakan dalam pernyataannya bahwa mereka sama sekali tidak berniat untuk mengajukan banding terhadap keputusan (badan disiplin) olahraga tersebut.
Mereka malah kembali meluncurkan statemen sangat mendukung gerakan memberantas rasisme serta menghimbau para Juventini untuk mengindahkan gerakan anti rasisme.
"Klub Sepak Bola Juventus mengingatkan pada pendukung dan media bahwa kami terlibat dalam proyek-proyek yang didedikasikan kepada integrasi dan menentang setiap bentuk rasisme atau diskriminasi," demikian bunyi pernyataan di juventus.com.
Juventus mengatakan mereka bekerja sangat dekat dengan UNESCO Centre untuk menentang rasisme dengan menggunakan program bernama "Un calcio al razzismo" (Jauhkan Rasisme dari Sepak Bola).
Pernyataan itu juga mengimbuhkan "Komitmen ini tidak dapat dikerjakan dengan mudah karena tindakan-tindakan dari individu atau grup-grup pendukung yang disorot oleh media merupakan hal yang diterima sepak bola."
"Sejumlah tindakan tidak mewakili posisi klub, jutaan pendukung atau bahkan mayoritas penonton di Stadion Juventus."[initial]
(reu/lex)
Juve mengatakan dalam pernyataannya bahwa mereka sama sekali tidak berniat untuk mengajukan banding terhadap keputusan (badan disiplin) olahraga tersebut.
Mereka malah kembali meluncurkan statemen sangat mendukung gerakan memberantas rasisme serta menghimbau para Juventini untuk mengindahkan gerakan anti rasisme.
"Klub Sepak Bola Juventus mengingatkan pada pendukung dan media bahwa kami terlibat dalam proyek-proyek yang didedikasikan kepada integrasi dan menentang setiap bentuk rasisme atau diskriminasi," demikian bunyi pernyataan di juventus.com.
Juventus mengatakan mereka bekerja sangat dekat dengan UNESCO Centre untuk menentang rasisme dengan menggunakan program bernama "Un calcio al razzismo" (Jauhkan Rasisme dari Sepak Bola).
Pernyataan itu juga mengimbuhkan "Komitmen ini tidak dapat dikerjakan dengan mudah karena tindakan-tindakan dari individu atau grup-grup pendukung yang disorot oleh media merupakan hal yang diterima sepak bola."
"Sejumlah tindakan tidak mewakili posisi klub, jutaan pendukung atau bahkan mayoritas penonton di Stadion Juventus."[initial]
(reu/lex)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
Liga Italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
-
italia 5 Juli 2026 00:18Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 05:27Pemerintah Targetkan Masalah Gunungan Sampah Beres 2028
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















