
Nexify - Juventus cuma sanggup meraih hasil imbang ketika main tandang melawan Torino di pekan ke-20 Serie A 2024/2025, Minggu (12/1/2025). Derby della Mole di Liga Italia antara Torino vs Juventus ini berakhir dengan skor 1-1.
Walau unggul cepat lewat gol Kenan Yildiz di menit ke-8 dari assist Nicolo Savona, Juventus dipaksa untuk berbagi satu poin setelah Nikola Vlasic mencetak gol balasan pada masa injury time babak pertama.
Juventus memang belum terkalahkan di Serie A musim ini, tapi lebih sering imbang (12 kali) daripada menang (7 kali). Pemain Juventus, Teun Koopmeiners, mengisyaratkan bahwa rasa kecewa karena imbang lagi dan lagi tak jauh beda daripada kehilangan tiga poin.
Dominasi Juventus Tak Berbuah Kemenangan

Juventus memulai laga dengan gemilang ketika Yildiz mencetak gol cepat. Namun, keunggulan itu sirna sesaat sebelum jeda babak pertama setelah Vlasic menyamakan kedudukan untuk Torino.
"Kami tidak senang. Kami mengontrol pertandingan dan mencetak gol indah. Kami menekan tinggi, tetapi tak seharusnya kebobolan satu menit sebelum jeda," ujar Koopmeiners, seperti dikutip Football Italia.
Juventus kini tertahan di posisi kelima klasemen sementara, tiga poin dari zona Liga Champions. Akan tetapi, Juventus terancam disalip Fiorentina, yang masih akan bertanding melawan Monza (14/1/2025).
Kritik Tajam dan Ajakan untuk Berbenah

Koopmeiners tak segan mengkritik performa timnya, termasuk dirinya sendiri. "Kami harus bertanggung jawab dan bekerja lebih keras, termasuk saya sendiri. Kami memiliki beberapa peluang di babak kedua, tetapi itu tidak cukup," ucapnya.
Dia juga menyoroti kurangnya konsistensi tim. "Ada momen di mana kami bermain baik dan menciptakan peluang, tetapi kami tidak melakukannya selama 90 menit," ujar dia.
"Kami harus meningkatkan permainan dan mencetak lebih banyak gol. Kami terlalu mudah kebobolan. Dalam situasi gol mereka, kami memiliki keunggulan jumlah pemain di kotak penalti, tetapi mereka tetap mencetak gol. Itu tidak bisa diterima. Saya harus bertanggung jawab. Tidak ada alasan," tegas Koopmeiners.
Jadwal Berat Menanti: Lawan Atalanta dan AC Milan

Juventus dihadapkan pada jadwal yang padat dan sulit. Dalam waktu dekat, mereka akan tandang lawan Atalanta (15/1/2025). Setelah itu, Juventus ada laga kandang melawan tim yang baru-baru ini mengalahkan mereka di semifinal Supercoppa Italiana, yakni AC Milan (19/1/2025).
"Posisi kami saat ini tidak dapat diterima. Kami harus belajar dan berbuat lebih," kata Koopmeiners.
"Saya melihat kualitas dalam latihan, jadi kami harus menunjukkannya di pertandingan. Tidak mungkin kami bermain imbang sebanyak ini. Kami tidak senang. Semua orang harus tahu itu. Kami harus memberikan yang lebih baik," tegas mantan pemain Atalanta tersebut.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Andai Saja Juventus Lebih Agresif
- AC Milan vs Cagliari: Babak Pertama yang Sangat Buruk dari Rossoneri
- Anehnya AC Milan: Tekuk Juventus dan Inter di Supercoppa, Imbang vs Cagliari di Serie A
- Juventus dan Hasil Seri Adalah Bestie
- Rapor Pemain Juventus saat cuma Seri di Derby vs Torino: Hanya 1 yang Istimewa
- Prediksi Bologna vs AS Roma 13 Januari 2025
- Prediksi Venezia vs Inter Milan 12 Januari 2025
- Head to Head dan Statistik: Bologna vs AS Roma - Serie A
- Head to Head dan Statistik: Venezia vs Inter Milan - Serie A
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
Liga Italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























